Kepala BP Tapera Ungkap 39.147 Rumah FLPP Telah Disalurkan Sejak Januari 2025
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho menyampaikan, realisasi penyaluran rumah subsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sejak 1 Januari 2025 telah mencapai 39.147 unit.
“Sampai saat ini sudah 39.147 unit per hari ini yang kita salurkan dari 1 Januari sampai 21 Maret (2025),” kata Heru kepada wartawan di kantor Badan Bank Tanah, dikutip Senin (24/3/2025).
Baca Juga
Gantikan Basuki, Menteri Ara Ditunjuk Sebagai Ketua Komite Tapera
Sebelumnya, Heru telah memaparkan, sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik pada 20 Oktober 2024, pemerintah telah merealisasikan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi 53.159 unit hingga 7 Maret 2025.
“Jadi, mulai 20 Oktober 2024 sampai 7 Maret 2025, untuk realisasi penyaluran KPR subsidinya sudah 53.159 (unit). Kemudian, dari yang proses masih berjalan, yang sudah ready stock, yang sudah akad kredit ini totalnya 122.421 unit,” papar Heru saat groundbreaking perumahan untuk TNI di Serang, Banten beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, kuota rumah FLPP pada 2025 telah ditambah hingga 420.000 unit. “Saya minggu lalu rapat dengan Pak Rio Silaban (Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu). Pak Rio bilang sudah ditetapkan 420.000 (unit) penambahan dari 200.000 (unit), dan akan diturunkan Rp 6 triliun dahulu supaya bisa jalan (penyaluran rumah subsidi),” kata anggota Satgas Perumahan Bonny Z Minang beberapa waktu lalu.
Baca Juga
BP Tapera Genjot Skema KPR FLPP 50:50 Terbit Kuartal II-2025
Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menjanjikan, pihaknya bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerbitkan aturan baru mengenai tambahan kuota rumah subsidi skema FLPP pada Sabtu (1/3/2025). “Kami lagi mengecek, karena itu perlu penetapan dan regulasi teknisnya. Diskusi masih berlangsung, kita lihat saja 1-2 hari ini,” ujarnya.

