Microsoft Siap Rilis Cloud Region Indonesia untuk Pacu Ekonomi Rp 41 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Microsoft siap meluncurkan cloud region baru bernama Indonesia Central pada kuartal II-2025, yang diproyeksikan menciptakan nilai ekonomi sebesar US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 41,13 triliun. Investasi ini merupakan bagian komitmen Microsoft untuk memperkuat infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.
Menurut laporan IDC, peluncuran Indonesia Central diprediksi mempercepat adopsi cloud dan menciptakan nilai ekonomi dalam 4 tahun ke depan. Selain itu, langkah ini diharapkan menambah 106.000 lapangan kerja baru di berbagai sektor, termasuk manufaktur, keuangan, dan pemerintahan.
Baca Juga
Layanan Microsoft Skype Sampaikan Selamat Tinggal, Ditutup pada Mei 2025
Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menekankan pentingnya investasi ini dalam mendukung transformasi digital nasional. "Kami sangat antusias merayakan pencapaian para changemaker Indonesia, serta melanjutkan komitmen kami pada Indonesia dengan memperluas infrastruktur cloud dan AI," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (13/3/2025).
Peluncuran cloud region Indonesia ini merupakan bagian investasi Microsoft sebesar US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 27 triliun di Indonesia. Investasi tersebut mencakup pengembangan komputasi awan hingga kecerdasan buatan, sebagaimana disampaikan CEO Microsoft Satya Nadella, pada akhir April 2024.
Selain pengembangan infrastruktur, Microsoft juga fokus pada peningkatan keterampilan digital masyarakat Indonesia. Melalui inisiatif elevAIte Indonesia, perusahaan berencana melatih 1 juta orang dengan keterampilan AI spesifik pada 2025.
Program elevAIte Indonesia telah menggandeng 18 mitra dari berbagai sektor untuk memastikan pelatihan AI inklusif di seluruh Indonesia. Mitra tersebut mencakup pemerintahan, industri, pendidikan, dan komunitas, yang bersama-sama mendukung pengembangan keterampilan digital.
"Melalui program ini, tujuan kami adalah memastikan lebih banyak changemaker memiliki akses terhadap keterampilan yang bisa membantu mereka berkembang di masa depan berbasis AI," sambung Dharma.
Baca Juga
iPhone 16 Belum Dapat Restu, Menkomdigi Bandingkan Investasi Apple dengan Microsoft
Lebih lanjut, investasi Microsoft di Indonesia tidak hanya terbatas pada infrastruktur dan pelatihan, tetapi mencakup dukungan bagi komunitas pengembang yang terus berkembang. Langkah ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Dengan hadirnya cloud region Indonesia Central, Microsoft memperkuat posisinya dalam pasar cloud computing di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transformasi digital nasional.
Selain itu, investasi ini diharapkan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. Dengan infrastruktur kuat, Indonesia dapat menarik banyak investasi asing dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (C-13)

