Merger Smartfren (FREN) dan XL Axiata (EXCL) Ditargetkan Rampung di Q2-2025
JAKARTA, investortrust.id - Proses merger antara Smartfren (FREN) dan XL Axiata (EXCL) terus berjalan dan ditargetkan rampung pada kuartal kedua (Q2) tahun 2025. Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys, mengungkapkan bahwa saat ini proses masih berada dalam tahap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Kita doakan semoga Q2 bisa selesai secepatnya. Q1 masih tahap RUPS semua," ujar Merza saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Setelah RUPS selesai, proses merger akan berlanjut ke tahap penyelesaian perizinan dan aspek teknis lainnya sebelum perusahaan hasil penggabungan resmi beroperasi.
"Setelah RUPS, artinya pemegang saham sudah merestui. Tahap berikutnya menyelesaikan apa-apa yang harus dilakukan, penyesuaian izin, penyesuaian macam-macam. Kalau itu semua sudah siap, launching (entitas baru XLSmart)," jelas Merza.
Baca Juga
Ini Opsi Kemenkomdigi Terkait Spektrum Frekuensi Pasca-Merger XL-Smartfren
Bos Smartfren itu juga menyebutkan bahwa jika tidak ada kendala, perusahaan hasil merger ini diharapkan bisa mulai beroperasi dan mengikuti proses lelang frekuensi 1,4 GHz yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
"Semoga (cepat rampung), Siapa tahu abis Lebaran (bisa mulai)," tambahnya.
Sebagai pengingat, XL, Smartfren, dan SmartTel telah sepakat melakukan penggabungan atau merger dengan nilai gabungan pra-sinergi lebih dari Rp 104 triliun atau sekitar US$ 6,5 miliar. Merger yang dilakukan 3 entitas usaha sektor telekomunikasi ini melahirkan perusahaan baru yang dinamai PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart). (C-13)
Baca Juga
Ditargetkan Tuntas Semester I-2025, Merger XL, Smartfren, dan SmartTel Bernilai Rp 104 Triliun

