Merger Smartfren (FREN) dan XL Axiata (EXCL) Diperkirakan Rampung Akhir Maret
JAKARTA, investortrust.id - Proses merger PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dengan PT XL Axiata Tbk (EXCL) telah disampaikan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Lantas bagaimana kelanjutannya?
Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O Baasir mengatakan, saat ini dokumen merger telah masuk tahap evaluasi. Dia menyebut, target tersebut akan rampung paling cepat awal Maret 2025.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) Siap Hadapi Lonjakan Trafik Jelang Ramadan dan Lebaran 2025
"Semua dokumen yang disyaratkan dalam proses merger telah disampaikan ke pemerintah pada akhir Januari. Saat ini, masih dalam tahap evaluasi oleh Kemenkomdigi. timeline-nya diperkirakan akan selesai sekitar akhir Maret atau awal April," tegas Marwan di kantor XL Axiata, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Lebih lanjut, dia enggan mengomentari soal adanya pengendalian spektrum seusai proses merger kedua perusahaan. "Belum ada pernyataan resmi terkait pengembalian spektrum, sehingga kami belum bisa memberikan kepastian mengenai hal ini. Kami masih menunggu hasil evaluasi dari pemerintah," sambungnya.
XL dan FREN sebelumnya telah mengumumkan kesepakatan definitif untuk merger dengan nilai gabungan enterprise value pra–sinergi mencapai lebih Rp 104 triliun atau US$ 6,5 miliar. EXCL akan menjadi surviving entity dengan nama perusahaan baru menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.
Baca Juga
Saham XL Axiata (EXCL) Layak Jadi Pilihan di Tengah Bearish IHSG, Begini Penjelasannya
Rasio pertukaran penggabungan usaha yang telah disepakati adalah 1 saham FREN untuk 0,011 saham perusahaan gabungan (EXCL). Dengan kata lain, dibutuhkan 91 saham FREN untuk mendapatkan 1 saham EXCL.
Manajemen EXCL menjelaskan bahwa merger ini akan berdampak positif dan berpotensi memberikan estimasi sinergi sebelum pajak tahunan sebesar US$ 300–400 juta, setara dengan 21–30% EBITDA gabungan secara pro–forma per kuartal III-2024. (C-13)

