Pemerintah Bakal Terapkan Diskon Tarif Tiket Pesawat pada Libur Lebaran
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, pemerintah tengah berupaya kembali mengeluarkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat pada libur Lebaran atau Idulfitri 2025.
Demikian disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Jakarta Pusat.
Baca Juga
Bos Garuda Indonesia Beberkan Dilema Harga Tiket Pesawat Sulit Diturunkan
“Pada prinsipnya, kami memiliki semangat yang sama untuk memberikan harga tiket pesawat yang terjangkau kepada masyarakat. Kita sama-sama berharap semoga kebijakan penurunan harga tiket pesawat dapat kembali diterapkan pada masa angkutan Lebaran tahun ini,” kata Dudy dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (5/2/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang transportasi udara domestik mencapai 63,7 juta orang sepanjang Januari-Desember 2024. Angka itu meningkat 1,76% (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 sebanyak 62,6 juta penumpang.
“Penurunan harga tiket pesawat penerbangan dalam negeri turut memberikan andil pada peningkatan penumpang angkutan domestik,” kata Amalia dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Diketahui, jumlah penumpang terbanyak dipegang oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dengan 18,7 juta orang atau 29,30% dari total penumpang domestik. Disusul Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan 5,3 juta penumpang atau 8,29% dari total penumpang domestik.
Baca Juga
Menkomdigi Sambangi Kemenko Perekonomian Bahas Harbolnas dan Tiket Pesawat
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, pemerintah akan menggodok penurunan tarif tiket pesawat dan kapal penyeberangan untuk mendukung masa libur Lebaran 2025 mendatang.
“Kita berupaya kembali untuk menurunkan harga tiket pesawat, termasuk moda transportasi lainnya. Beberapa saat lalu, saya datang ke Pelni, karena kita tahu masyarakat Indonesia juga banyak sekali menggunakan kapal-kapal laut penumpang dengan berbagai kelas untuk menuju ke lokasi-lokasi yang tidak semua memiliki akses pesawat, dan lebih terjangkau harganya (kapal laut),” kata AHY beberapa waktu lalu.
Pada masa liburan high season seperti itu, lanjut AHY, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan beberapa langkah mitigasi, seperti penambahan buffer zone di Pelabuhan Merak, Banten.
“Pertama, kita ingin meyakinkan sekali lagi keamanan dan kenyamanan. Kemacetan itu harus diurai, tadi dipaparkan oleh Pak Menteri Perhubungan (Dudy Purwagandhi), misalnya menghadapi atau mengantisipasi kemacetan atau penumpukan (kendaraan) menuju ke wilayah Sumatera di (Pelabuhan) Merak itu sudah disiapkan buffer-buffer zone,” ungkap anak Presiden ke-6 RI itu.

