Tol Cimanggis-Cibitung Akan Terapkan Diskon Tarif 20% pada Mudik Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) tengah mengkaji diskon atau potongan tarif tol 20% untuk pengguna Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II, tepatnya di ruas Cimanggis - Cibitung pada arus mudik dan balik Lebaran 2025 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) Indar Barung mengaku masih membahas lebih dalam untuk penerapan diskon tarif tol. Namun, ia optimistis pemberian diskon tarif tol ini akan diberlakukan, mengingat pihaknya memberikan diskon tarif tol pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Baca Juga
"Kami belum menganalisis kalau dampaknya (kasih diskon) 20%. Namun, yang namanya arahan itu biasanya kita akan patuh. Kedua, kemarin (Nataru) kami juga memberikan diskresi di BUJT (badan usaha jalan tol), kita memberikan penurunan tarif (Tol Cimanggis - Cibitung)," kata Indar di kantor PT CCT, Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (5/3/2025).
Secara kumulatif, lanjut Indar, pihaknya memprediksi kenaikan volume lalu lintas (VLL) hingga 49.000 kendaraan pada puncak arus mudik dan balik Lebaran 2025. Jumlah ini jauh lebih besar dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) sebesar 38.500 kendaraan.
"Jadi rata-rata kami tahun lalu itu di sekitar 38.000, 38.500 (kendaraan). Terus untuk LHR tertinggi di 40.000 saat puncak arus mudik Nataru kemarin. Kalau kami menganalisis (mudik Lebaran) bisa sampai 49.000," terangnya.
Baca Juga
Asosiasi Pengelola Jalan Tol Sepakati Kebijakan Diskon Tarif Tol di Lebaran 2025
Bersamaan dengan itu, perusahaan juga akan melakukan langkah-langkah antisipasi, meliputi peningkatan kapasitas transaksi di gerbang tol, menyiagakan 118 petugas layanan, menyiapkan 30 unit mobile reader, penyediaan rest area sementara, serta turut membuat posko pantau kegiatan siaga arus mudik dan balik Lebaran 2025.
"Kami juga kemarin dapat masukan dari BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol), kita akan menambah tiga gardu satelit di Gerbang Tol Jatikarya, mobile reader akan lebih bertambah, terus juga petugas tentunya akan lebih ditambah begitu," ucap Indar.

