Apple Minat Gandeng DeepSeek untuk Dongkrak Penjualan di China
BEIJING, investortrust.id - Apple Inc dikabarkan menggandeng DeepSeek untuk mengembangkan Apple Intelligence di pasar China. Kerja sama ini disebut bisa mendongkrak penjualan iPhone yang tengah lesu di Negeri Tirai Bambu.
Diketahui, China adalah pasar terbesar iPhone. Namun perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu belum dapat memperkenalkan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) canggih Apple Intelligence akibat terhambat regulasi China yang harus menggunakan model AI lokal.
Baca Juga
Laba Apple Lampaui Target meski Penjualan iPhone di China Babak Belur
Melihat masalah tersebut, DeepSeek berpotensi menjadi mitra untuk pengembangan Apple Intelligence di China. Dikutip dari Gizchina, Senin (3/2/2025), laporan dari Weibo menyebutkan bahwa CEO Apple, Tim Cook, tertarik untuk bekerja sama dengan DeepSeek. Apple dikabarkan sedang menguji integrasi model AI tersebut ke dalam perangkat iPhone.
Di sisi lain, DeepSeek memiliki biaya operasional yang lebih rendah, dibandingkan Apple Intelligence yang digunakan di wilayah lain. Jika integrasi ini berhasil, Apple bisa menghadirkan fitur AI yang lebih terjangkau dan sesuai dengan regulasi China.
Menurut laporan riset terbaru, Apple disebut kehilangan pangsa pasar di China, karena iPhone tidak memiliki fitur AI yang kompetitif dibandingkan merek lokal seperti Huawei, Xiaomi, dan Vivo. Saat ini, berbagai ponsel Android flagship juga telah dilengkapi teknologi AI yang lebih canggih, seperti pemrosesan gambar berbasis AI dan asisten pintar yang lebih responsif.
Baca Juga
Sementara itu, kemampuan AI Apple sering dikeluhkan pengguna, karena gagal menjalankan tugas sederhana, seperti merangkum pesan atau berita dengan akurat. Perusahaan juga dinilai minim inovasi di saat kompetitor lain justru sudah melangkah jauh dengan pengembangan AI.
Berdasarkan data dari Counterpoint Research, penjualan iPhone di China menurun 5% pada Q4 2024, sementara Huawei mengalami pertumbuhan pesat sebesar 47% di periode yang sama.
Sejumlah analis juga memprediksi, andaikan Apple tidak segera menghadirkan fitur AI di iPhone, bukan tidak mungkin mereka berisiko kehilangan lebih banyak pengguna di pasar China. (C-13)

