Menteri Dody Tekankan 'PU608' sebagai Target Infrastruktur di Era Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menekankan target utama infrastruktur di era Presiden Prabowo Subianto adalah PU608.
"PU608, meliputi efisiensi investasi dengan target nilai incremental capital output ratio (ICOR) kurang dari 6, pengentasan kemiskinan hingga 0%, serta mendorong pertumbuhan ekonomi 8% per tahun," kata Dody dalam rapat koordinasi (rakor) tahun anggaran (TA) 2025 di auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2025).
Dia mengatakan, Kementerian PU mengusung visi rencana strategis (renstra) 2025-2029, yakni "Terwujudnya Indonesia Maju dalam Mendukung Fondasi Emas 2045 melalui Penyelenggaraan Infrastruktur Pekerjaan Umum yang Andal dan Berkelanjutan" dengan sasaran utama PU608.
Baca Juga
Menteri PU Minta Tambahan Anggaran Infrastruktur pada Rapat Kabinet, untuk Apa Saja?
Menteri Dody memaparkan, pihaknya akan menyelesaikan program-program infrastruktur penyangga Asta Cita Prabowo hingga 2029, seperti pengelolaan sumber daya air dengan target kapasitas tampung 63,54 m3 per kapita dan efisiensi pemanfaatan air irigasi US$ 0,45 per m3. "Kemudian, pembangunan jalan dan jembatan dengan target waktu tempuh lintas utama jalan nasional 1,7 jam per 100 km,'' papar dia.
Selanjutnya, kata Dody, Kementerian PU meningkatkan pelayanan dasar keciptakaryaan dengan target 30% rumah tangga dengan akses sanitasi aman, 38% timbunan sampah terolah di fasilitas pengolahan sampah, dan 51,36% rumah tangga perkotaan dengan akses air siap minum perpipaan.
Dody menjelaskan, Kementerian PU akan fokus menggarap program-program prioritas pada 2025, di antaranya pembangunan bendungan dan revitalisasi danau, jaringan irigasi dan rawa, irigasi air tanah, serta pemeliharaan infrastruktur ketahanan pangan.
“Kita juga kawal bersama program revitalisasi madrasah yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia, serta program tanggul laut raksasa (giant sea wall) yang mencakup pembangunan pengaman pantai di pesisir Teluk Jakarta,'' ucap Dody.
Baca Juga
Kembangkan Infrastruktur Bus Listrik, Perum DAMRI Kini Punya 35 'Charging Station'
Terkait program tanggul laut raksasa, lanjut Dody, infrastruktur tersebut akan diintegrasikan dengan penanganan sanitasi melalui Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).
Adapun penyediaan air bersih kepada seluruh warga Tangerang, Jakarta, serta Tangerang Selatan juga menjadi fokus utama PU608. ''Kita kawal penyediaan air bersih melalui SPAM regional Karian-Serpong dan SPAM Regional Jatiluhur I,'' tandas Dody.
Infrastruktur MBG
Dody menambahkan, pihaknya juga akan menyokong program makan bergizi gratis (MBG) dengan memantapkan infrastruktur jalan hingga air minum dan sanitasi.
''Terakhir, dukungan Kementerian PU untuk program MBG, melalui pemenuhan infrastruktur ketahanan pangan bersinergi dengan Kementerian Pertanian, dan menjamin konektivitas logistik serta penyediaan infrastruktur air minum dan sanitasi layak,'' tutur dia.

