Menteri Dody Dukung Asta Cita Prabowo soal Swasembada Pangan
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan pihaknya bersama jajaran Kementerian PU akan mendukung penuh visi dan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan nasional.
Hal tersebut disampaikannya usai serah terima jabatan (sertijab) dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono kepada dirinya selaku Menteri PU dan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan.
“Fokusnya mungkin nanti kita menyesuaikan Asta Cita beliau (Prabowo). Sesuai pidato beliau waktu di depan MPR kan, swasembada pangan dalam 4 - 5 tahun itu yang kita support,” ungkap Dody di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2024) malam.
Sebelumnya, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti menyampaikan pesan Prabowo Subianto terkait fokus pembangunan infrastruktur di periode 2024-2029.
Baca Juga
Respons Airlangga soal Kemenkeu Tak Lagi di Bawah Menko Perekonomian
''IKN (Ibu Kota Nusantara) jelas lanjut, IKN harus lanjut. Yang lainnya ‘kayak’ air dan sebagainya mesti lanjut juga. Rumah juga lanjut,'' kata Diana saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2024).
Alhasil, menurut Diana, seluruh pekerjaan infrastruktur, baik perumahan, bendungan & jaringan irigasi, inpres air minum dan sanitasi, hingga proyek strategis nasional (PSN) IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan tetap digenjot oleh pemerintahan era Prabowo Subianto.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan status swasembada pangan paling lama 4-5 tahun ke depan. Target tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan pidato pertamanya sebagai presiden di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
"Saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," tuturnya.
Baca Juga
Jadi Kepala Badan Pengelola Investasi, Muliaman Hadad: End State-nya Seperti Temasek
Jika Indonesia bisa mencapai swasembada pangan, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menginginkan Indonesia tidak ada lagi bergantung pada sumber pangan dari negara-negara lain atau importasi yang hingga kini masih dilakukan.
"Kita tidak boleh tergantung sumber makanan dari luar, dalam krisis dalam keadaan genting tidak ada yang akan mengizinkan barang-barang mereka untuk kita beli," ungkapnya.
Oleh sebab itu, untuk mencapai ketahanan pangan melalui swasembada tersebut, Prabowo Subianto meminta agar Indonesia dapat memproduksi hingga memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat di Tanah Air dalam waktu yang singkat.
"Karena itu tidak ada jalan lain dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan, kita harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia," terang Prabowo.
Baca Juga
Basuki Ungkap Suka Duka Jadi Menteri PUPR Kabinet Jokowi Selama 10 Tahun
Bahkan, Prabowo pun optimistis, Indonesia bisa mencapai swasembada pangan pada 4 sampai 5 tahun ke depan. Tak hanya itu, ia juga menargetkan, Indonesia ke depannya dapat menjadi sumber atau lumbung pangan dunia.
"Saya sudah mempelajari bersama pakar-pakar yang membantu saya, saya yakin paling lambat 4 sampai 5 tahun kita akan swasembada pangan bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia," paparnya.

