Muluskan Akuisisi Lapangan Migas, Elnusa Kembangkan Software Pengolahan Data Seismik
JAKARTA, investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam subholding upstream Pertamina menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan PT Pertamina (Persero) terkait pengembangan riset dan teknologi software pengolahan data seismik bernama CLIRTON. Tujuannya, untuk mempermudah proyek akuisisi data seismik di lapangan minyak dan gas (migas).
"Kerja sama ini bertujuan mengembangkan software pengolahan data seismik yang dirancang untuk mendukung proyek akuisisi data seismik di lapangan," kata Direktur Pengembangan Usaha Elnusa Arief Prasetyo Handoyo dalam keterangan persnya, Jumat (17/1/2025).
Baca Juga
Harga Minyak Melambung, Saham Medco (MEDC) dan Elnusa (ELSA) Ternyata Masih Jauh dari Target
Dalam pengaplikasiannya, kata dia, Elnusa berkomitmen mengimplementasikan teknologi ini secara nyata, khususnya pada proyek pengolahan data seismik 2D, dengan harapan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengolahan data 3D.
Dia menjelaskan, tim seismic data processing (SDP) Elnusa dan tim technology development TD-1 Pertamina akan bekerja sama untuk melakukan riset mendalam. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan modul-modul baru yang relevan dengan kebutuhan pasar. Kegiatan riset ini tidak hanya memberi manfaat bagi Elnusa, tetapi mendukung transformasi teknologi di Pertamina Group.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Ungkap Inovasi Baru untuk Dorong Reaktivasi Ribuan Sumur Minyak Idle
“Penandatanganan MoU ini mencerminkan upaya bersama mendorong kegiatan riset dan pengembangan. Tim SDP Elnusa akan bekerja sama dengan tim technology development (TD-1) Pertamina dan Universitas Pertamina dalam mengembangkan modul-modul sesuai kebutuhan pasar,” tambah Arief.

