Kumpulkan 96 WKU, Ketum Kadin Anindya Bahas Soal Makan Bergizi Gratis hingga Investasi
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengumpulkan 96 jajaran anggotanya yang terdiri atas Wakil Ketua Umum Koordinator dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia. Dalam rapat tersebut, terdapat sejumlah isu strategis nasional yang dibahas, di antaranya program makan bergizi gratis (MBG).
Selain membahas program makan bergizi gratis (MBG), pertemuan Kadin Indonesia yang berlangsung Senin (13/1/2025) juga membahas potensi pengembangan dan pembangunan 3 juta rumah, hingga potensi investasi.
"Yang pertama, makanan bergizi. Di situ bicara bagaimana Kadin bisa berpartisipasi, terutama untuk teman-teman di daerah, karena ini merupakan program besar yang harus disukseskan," ucapnya di Kantor Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (13/1/2025).
Sebagai mitra strategis pemerintah, Ketum Anindya menyebutkan Kadin Indonesia juga akan mendukung terkait program pembangunan 3 juta hunian, yang rinciannya terdiri atas 2 juta unit akan dibangun di pedesaan, dan 1 juta lainnya di perkotaan.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya: RI Harus Tetap Siasati Hubungan dengan AS di tengah Keanggotaan BRICS
"Nah, ini teman-teman dari Kadin Provinsi bisa berpartisipasi. Kalau tidak salah tadi angkanya setiap (pembangunan) satu rumah ada 4.500 bata yang dibutuhkan," terang Anindya.
Kemudian yang terakhir mengenai investasi dan perdagangan. Anindya menyebutkan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) baru saja kembali dari China. Sehingga, ia ingin Kadin Indonesia menjadi mitra pemerintah dalam implementasi investasi-investasi yang berasal dari China.
"Perlu diingat bahwa dalam keadaan kita ingin pertumbuhan maju, di dalam segala macam pergolakan ekonomi dunia, investasi sangatlah penting dan juga akses pasar sangat penting," papar Anindya.

