CEO Investortrust Soroti Tantangan Strategis BUMN ke Depan
JAKARTA, investortrust.id - CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera, Primus Dorimulu menyoroti sejumlah tantangan strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di masa yang akan datang.
''BUMN punya tantangan jauh lebih besar dari perusahaan swasta. Di samping harus menunjukkan operational excellence, penerapan ESG, meraih profitabilitas yang baik, mereka juga harus melaksanakan public service obligation (PSO). Itu yang tidak punya di (perusahaan) swasta,'' kata Primus dalam sambutannya di acara BUMN Awards 2024 yang diselenggarakan investortrust.id, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (19/12/2024).
''Walaupun ada subsidi (PSO), ada PMN (Penyertaan Modal Negara), tapi melaksanakan PSO dengan berbagai harapan dan tuntutan masyarakat bukan hal mudah,'' sambung dia.
Dia juga menyampaikan tantangan BUMN di sisi regulasi. Menurut Primus, setidaknya ada sekitar 32 kebijakan yang telah diterbitkan dan berdampak pada operasi BUMN yang ada di Indonesia.
Baca Juga
''Menurut Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), harus diberesin dulu regulasinya. Kalau tidak kan berantakan semua. Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN,'' papar Primus.
Sebagai informasi, Investortrust telah menganugerahi sekitar 41 perusahaan BUMN karena mampu bertahan, tumbuh, berinovasi, dan beradaptasi dengan kebijakan dan tantangan di bawah pemerintahan baru.
Investortrust BUMN Awards 2024 merupakan persembahan investortrust.id, portal data dan berita ekonomi independen yang fokus pada isu-isu bisnis, keuangan, investasi langsung, dan investasi portofolio, khususnya pasar modal.

