Ketua Dewan Asuransi Soroti Tantangan Literasi dan Inklusi di Ajang Investortrust Best Insurance 2025
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia, Yulius Bhayangkara menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi asuransi sebagai kunci masa depan industri, dalam acara Investortrust Best Insurance 2025 yang digelar di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (25/6/2025). Ia mengapresiasi penyelenggaraan ajang penghargaan oleh investortrust.id sebagai bentuk dukungan bagi industri perasuransian.
Ia memaparkan, capaian inklusi asuransi nasional kini mencapai 28%, naik signifikan dari sebelumnya sekitar 14%, sementara tingkat literasi meningkat ke angka 45%. Meski begitu, ia menilai capaian literasi masih perlu ditingkatkan.
“Inklusi kita Puji Tuhan, Alhamdulillah naik jadi 28%. Literasi jadi 45% naik sedikit. Tapi kalau yang luar biasa inklusi, karena dulu cuma sekitar 14%,” kata Yulius.
Lebih jauh, Yulius menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mendorong literasi dan inklusi asuransi. Ia menekankan bahwa industri asuransi tidak bisa berdiri sendiri.
“Kita butuh kolaborasi bukan cuma dengan industri perasuransian. Dalam hal ini Investortrust sebagai bagian dari media menjadi bagian penting nih buat supaya industri perasuransi lebih di-treat lagi kepada pasien rekan,” pujinya.
Baca Juga
Investortrust Gelar Best Insurance Award 2025, 41 Perusahaan Sabet Penghargaan
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor seperti perbankan, pembiayaan, transportasi, dan hospitality sangat krusial. Ia juga menyebut bahwa keterlibatan publik dalam skema jaminan sosial telah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap asuransi.
“Saya tahu bahwa hampir 100 persen, sekitar 98 persen orang Indonesia ternyata sudah punya asuransi pak. Namanya asuransi BPJS. Bener kan, itu luar biasa,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa relevansi produk dan layanan tetap menjadi tantangan utama. Pasalnya hal ini akan berdampak langsung pada tingkat literasi.
“Kita harus stay relevant. Ini mungkin tantangan Bapak-Ibu bagi industri kita. Agar segala produk kita, upaya kita harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sambungnya.
Tak lupa, Yulius turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh insan industri asuransi yang meraih penghargaan dalam ajang tersebut.
“Saya percaya event saat ini adalah event dimana kita menghargai orang-orang yang stay relevant dengan Indonesia. Orang-orang yang berhasil mencapai posisi atau berusaha mencapai posisi yang terbaik dalam selalu berada di posisi melayani Indonesia,” ujarnya.
Sekadar informasi, acara Investortrust Best Insurance 2025 menjadi ajang penghargaan bagi perusahaan dan insan perasuransian yang dinilai mampu berinovasi, menjaga relevansi, serta memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional melalui sektor asuransi.

