Peritel Tebar Diskon di Ratusan Mal di Indonesia Demi Kerek Daya Beli Masyarakat
JAKARTA, investortrust.id Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung langkah yang dilakukan pengusaha dengan menggelar Belanja di Indonesia Aja (Bina) 2024. Pasalnya, hal ini bertujuan untuk mendorong terjadinya peningkatan daya beli masyarakat.
Menurut Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menilai, peningkatan daya beli masyarakat yang terjadi pada pergelaran diskon menjelang natal dan tahun baru alias Nataru dapat menjadi momen untuk mendorong terjadinya pertumbuhan perekonomian di Tanah Air.
“Agar terciptanya multiplier efek yang kita butuhkan mulai dari peningkatan daya beli masyarakat, hingga kemudian peningkatan dari perekonomian bangsa jadi secara nasional juga,” ucap Dyah Roro di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2024).
Oleh sebab itu, Wamendag Roro menyambut baik pergelaran ini. Pasalnya, diskon akhir tahun tersebut tidak hanya dapat meningkatkan transaksi di pusat perbelanjaan, namun juga memajukan produk-produk UMKM.
“Ada beberapa kegiatan mulai dari belanja di mal hingga kemudian ada bazar UMKM-nya terus juga ada expo hingga pasar malam yang melibatkan pemerintah daerah,” terangnya.
Baca Juga
Anggota DEN Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuat, Meski Ada Perlambatan Daya Beli
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) sekaligus Ketua Pelaksana Program Bina Diskon Fetty Kwartati menyebutkan, acara ini akan berlangsung di 396 mal di 24 provinsi di Indonesia, mulai 22 hingga 29 Desember 2024.
Jenis ritel yang akan terlibat dari berbagai macam kategori, mulai dari makanan dan minuman (F&B), cafe, restoran, department store, ada specialty store, elektronik, gadget termasuk supermarket, hypermarket, arena permainan, salon dan semua retail yang ada di mal maupun juga di luar mal.
“Tujuannya adalah untuk mendorong daya beli masyarakat seperti yang diketahui belakangan ini ada informasi bahwa daya beli masyarakat mulai terasa berkurang, dan kita masih punya kesempatan di akhir tahun ini untuk mendorong daya beli masyarakat,” ungkap Fetty.

