Menteri Ara Targetkan Renovasi Wisma Atlet Jadi Rusun ASN Tuntas Maret 2025
CIANJUR, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan renovasi Wisma Atlet Kemayoran yang akan dijadikan rumah susun (rusun) aparatur sipil negara (ASN) tuntas Maret 2025.
''Wisma Atlet sedang direnovasi dengan target penyelesaian Maret (2025). Ada sekitar 1.400 (unit) yang akan diserahkan ke ASN. Saya sudah bicara dengan Presiden dan dengan Mensesneg. Bagaimana kalua (Wisma Atlet Kemayoran) dan rusun Pasar Rumput lah dimanfaatkan, karena dua tahun kosong,'' kata Ara, sapaan akrab Maruarar, kepada wartawan di Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/11/2024).
Dia menambahkan, usai aset negara tersebut direnovasi kemduai akan diserahkan kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Jakarta untuk dikelola. ''Semoga semua pihak mau memanfaatkan fasilitas negara yang sudah dibangun tersebut. Jangan dibiarkan kosong saat rakyatnya banyak yang tidak punya rumah. Apakah kewenangan saya? Tidak. Kita akan ajak ngobrol dengan pemerinta provinsi DKI Jakarta untuk pemanfaatannya,'' ujar dia.
Baca Juga
Pemerintah Bakal Godok Pembangunan Jargas Topang Program 3 Juta Rumah
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024 Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Wisma Atlet Kemayoran yang dulunya sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 akan diubah fungsi menjadi Rusun ASN dan gedung komersial.
“Wisma Atlet sedang disiapkan Inpres (Instruksi Presiden)-nya untuk mengoptimalkan pemanfaatan Wisma Atlet yang 10 tower itu, yang 7 (tower) di dalam, yang 3 (tower) di luar. Itu rencananya kira-kira 50% untuk komersial, yang 50% (lainnya) untuk ASN,” kata Basuki saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kementerian PUPR akan merenovasi Wisma Atlet Kemayoran menjadi rusun aparatur sipil negara (ASN). Anggaran untuk menyulap Wisma Atlet Kemayoran menjadi rusun ASN dialokasikan sebesar Rp 350 miliar. Target penyelesaian renovasi tersebut diperkirakan akan memakan waktu selama enam bulan lamanya.
Baca Juga
Menteri Ara Sudah Lapor ke Prabowo soal Rencana Wisma Atlet Jadi Rusun ASN
Sebagai gambaran, Wisma Atlet Kemayoran pernah menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 selama dua tahun sejak 2020 hingga 2022. Penghentian operasional Wisma Atlet menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 berlangsung sejak 31 Desember 2022 dikarenakan kasus positif Covid-19 terus menurun sehingga jumlah pasien yang dirawat terus berkurang.
Wisma Atlet Kemayoran juga pernah menjadi tempat menginap para atlet yang berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Kementerian PUPR membangun wisma atlet sebanyak 10 tower yang terdiri dari tiga tower di Blok C-2 seluas 135.000 m2 dan tujuh tower di Blok D-10 seluas 333.700 m2 di kawasan Kemayoran.
Baca Juga
Siap-Siap Warga Tanah Tinggi, Pemerintah Bakal Bangun 3 Tower Rusun Non-APBN
Pembangunan Wisma Atlet Kemayoran sudah dimulai sejak tanggal 17 Maret 2016 lalu, dengan nilai kontrak sekitar Rp 3,7 triliun yang dilaksanakan pada 2016-2017. Kawasan Kemayoran Blok C-2 dan Blok D-10 merupakan aset milik negara atas nama Kementerian Sekretariat Negara.
Lebih lanjut, pada Blok C-2 akan dibangun tiga tower dengan jumlah total 1.932 unit dan Blok D-10 akan dibangun tujuh tower dengan jumlah total 5.494 unit. Rusun yang dibangun ini merupakan tipe 36 dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan tempat cuci jemur. Diperkirakan dalam satu unit rusun akan dihuni tiga orang, sehingga wisma atlet ini diperkirakan dapat menampung sebanyak 22.278 orang atlet.

