Siap-Siap Warga Tanah Tinggi, Pemerintah Bakal Bangun 3 Tower Rusun Non-APBN
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait akan mengajak investor swasta untuk membangun rumah susun (rusun) tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (Non-APBN) dengan spesifikasi tiga tower, empat lantai, berkapasitas total 12 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
“Dananya dari mana? Non-APBN. Semuanya harus gotong royong membangun rumah rakyat. Saya juga mengajak teman-teman pengusaha dan siapapun yang merasa terpanggil. Jadi dananya Non-APBN, tanahnya punya rakyat, sertifikat alas haknya punya rame-rame bangunannya Rusun,” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (11/11/2024).
Baca Juga
Maruarar Sirait Sebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir Layak Dapat Kepuasaan 94,5%
Adapun pembangunan rusun ini akan meniru desain rusun ramah lingkungan seperti yang dibangun Yayasan Buddha Tzu Chi di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
“Rencananya di daerah sini akan kami bangun tiga tower Rusun untuk masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan. Kami ingin bangun gedung atau Rusun persis seperti Rusun Buddha Tzu Chi yang sudah ada sebelumnya,” tambah Ara.
Menurut Ara, bangunan rusun ramah lingkungan yang dibangun Yayasan Buddha Tzu Chi sangat baik dan bisa dilaksanakan di kawasan yang padat penduduk. Konsep sederhana yang ditawarkan adalah masyarakat yang memiliki tanah dan tinggal berdekatan diberi bantuan rusun. Masing-masing kepala keluarga kemudian dipindahkan sementara dan dibangun rusun di atas tanah yang ada.
Dia pun menggarisbawahi, setiap kepala keluarga akan mendapatkan unit hunian berdasarkan luas tanah yang dimiliki dan mendapatkan fasilitas yang cukup memadai dan layak huni. “Kalau bisa Rusun yang dibangun lebih rapi dan layak huni serta memiliki ventilasi udara yang baik,” imbuh Ara.
Baca Juga
Waskita Karya (WSKT) Suntik Modal Anak Usaha Rp 2,72 Triliun
Saat meninjau lokasi di lingkungan RW 12 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Menteri Ara pun langsung meminta timnya beserta Camat Johar Baru dan RW setempat untuk membuat grup Whatsapp agar koordinasi dapat dilakukan secara cepat. Selain itu, dirinya juga meminta dilakukan pendataan warga yang dibantu berdasarkan skala prioritas.
“Pertama yang kami lakukan adalah minta Camat dan RW untuk memiliki data warga yang akan dibantu berdasarkan skala prioritas. Kedua tempat pembangunan tiga tower Rusun dimana biar ditentukan,” katanya.
Sebagai informasi, Yayasan Buddha Tzu Chi telah membangun rusun empat lantai berkapasitas 11 KK dengan total 12 unit seluas 18 m2 di RT 005/RW 012 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat yang diresmikan pada 27 September 2024.
Di sisi lain, Camat Johar Baru Nur Helmi Savitri didampingi Ketua RW 12 Imron Buchori memaparkan, ada sekitar 1.200 KK yang memiliki rumah tidak layak huni (RTLH) di lingkungan tersebut.
“Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih atas bantuan perumahan kepada Menteri Perumahan. Semangat gotong royong membangun seperti yang dilakukan Menteri PKP sangat baik dan perlu ditiru banyak pihak. Kami siap mendukung pembangunan Rusun di daerah Johar Baru,” tutup Savitri.

