Direktur Alfamart Terpilih Jadi Ketua Umum Aprindo 2024-2028, Simak Visinya ke Depan
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) resmi menetapkan Solihin sebagai Ketua Umum Aprindo periode 2024-2028. Keputusan tersebut diperoleh berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII yang digelar di kawasan Tangerang, Banten, Minggu (17/11/2024).
Diketahui, Solihin terpilih secara aklamasi dengan mendapat dukungan penuh dari para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aprindo. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aprindo periode 2019-2024.
“Sesuai dengan mekanisme yang berlaku, menetapkan Solihin sebagai Ketua Umum Aprindo terpilih periode 2024-2028,” kata Ketua Sidang Munas Aprindo ke-VIII Rudy Sumampouw.
Solihin mengungkapkan, visinya ke depan adalah menjadikan Aprindo sebagai organisasi yang inklusif, progresif, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Salah satunya, dengan mendorong ritel modern dan tradisional untuk beradaptasi dengan transformasi digital.
“Kita bahkan akan memperkuat kolaborasi anggota dan membangun solidaritas di antara anggota untuk mendorong inovasi dan daya saing industri ritel. Ini eranya kolaborasi. Dan kita pastikan itu juga bisa terjadi di Aprindo,” ungkap Solihin.
Baca Juga
Aprindo Proyeksi Pertumbuhan Kinerja Ritel Modern Melambat Jadi 4,8%
Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) ini juga akan intens menyuarakan aspirasi anggota DPD dan DPC dari Aceh hingga Papua, serta mengadvokasi kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan sektor ritel di tingkat nasional maupun daerah.
Ia juga berkomitmen untuk mengedepankan dialog dan kolaborasi dalam merumuskan kebijakan ekonomi, terutama yang berdampak pada sektor ritel. Termasuk program sosial ekonomi pemerintah yang juga harus didukung oleh sektor ritel, seperti pengurangan angka stunting dan memajukan produk-produk UMKM.
“Dukungan kepada UMKM itu penting. Kita harus memberikan ruang lebih besar bagi produk lokal di jaringan ritel modern, sekaligus memperkuat posisi UMKM dalam rantai pasok,” tegasnya.
Baca Juga
Aprindo Gandeng Anak Usaha Garuda Agar Ritel Tembus Pasar Global

