Aprindo Gandeng Anak Usaha Garuda Agar Ritel Tembus Pasar Global
JAKARTA, investortrust.id – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bekerja sama dengan anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, yakni KirimAja untuk memperkuat dan meningkatkan layanan logistik untuk ritel modern agar mampu menembus pasar global.
Aprindo memiliki 600 anggota pengusaha ritel lokal maupun jaringan nasional dengan lebih dari 48.000 gerai di Indonesia, diantaranya Alfamart, Indomaret,Ramayana, Matahari, Hypermart, Superindo, Lotte, AEON, DIY yang tersebar diseluruh Indonesia.
Dengan latar belakang pengalaman kargo udara dan sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, KirimAja berkomitmen memberikan solusi logistik yang komprehensif dan efisien bagi anggota Aprindo guna mendukung pengembangan bisnis, utamanya untuk kebutuhan pengiriman dan pendistribusian barang.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi KirimAja untuk mendukung ekspansi bisnis UMKM Indonesia ke pasar China,” ucap Direktur PT Aerojasa Cargo (KirimAja) Hari Agung Saputra dalam konferensi persnya, Senin (3/6/2024).
“Kami yakin dengan pengalaman dan jaringan APrindo, bersama KirimAja, para UMKM Indonesia akan semakin mudah dalam menjangkau pasar global,” tambahnya pada saat acara penandatanganan MoU berlangsung.
Adapun, Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey menyambut baik kerja sama dengan KirimAja. Ia berharap melalui layanan logistik yang terpercaya, solid terintegrasi dan efisien ini, para anggota Aprindo akan semakin mudah dan cepat melakukan kegiatan ekspor maupun impor.
“Sehingga dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Indonesia di pasar global untuk naik kelas dari market domestik atau lokal kepada market di global” ungkap Roy.
“Kerja sama melalui penandatanganan MoU ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM Indonesia serta meningkatkan peran kongkirit atas kerjasama dan hubungan perdagangan ke mancanegara secara khusus pada 'consumer product',” tandasnya.
Baca Juga
Aprindo Proyeksi Kinerja Ritel Modern di Kuartal II-2024 Akan Anjlok, Ini Penyebabnya

