Kampanye Makan Bergizi Gratis Masuk Program Kerja Prioritas Kemenkomdigi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan kampanye program makan bergizi gratis masuk ke dalam program kerja prioritas Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).
Meutya mengatakan kampanye program makan bergizi gratis termasuk dalam program jangka pendek Kemenkomdigi untuk peningkatan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
Program tersebut masuk dalam klaster komunikasi publik bersama dengan publikasi terkait Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Selain makan bergizi gratis dan IKN, penyusunan rancangan peraturan presiden (perpres) terkait Sistem Komunikasi Publik (SKPN) masuk dalam klaster komunikasi publik dan target satu perpres.
Baca Juga
Kemenkomdigi Bakal Audit Sistem dan Tata Kelola Pengendalian Konten Negatif
“Yang juga menjadi prioritas dalam jangka pendek adalah bagaimana Kemenkomdigi dapat mendukung program prioritas pemerintah, di antaranya makan bergizi gratis melalui kampanye program secara masif,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).
Meutya berharap kampanye program makan bergizi gratis dapat melibatkan masyarakat untuk mendukung dan berperan aktif dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat. Adapun, anggaran program tersebut pada 2025 dianggarkan sebesar Rp 15 miliar.
Kampanye program makan bergizi gratis bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat terkait program tersebut. Karena tidak dapat dipungkiri, masyarakat masih belum paham sepenuhnya program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Ini kita anggap penting sebagai pelibatan masyarakat, pengetahuan masyarakat, agar masyarakat juga dapat mendukung dan terlibat aktif dalam program pemerintah khususnya makan bergizi gratis,” katanya.
Lebih lanjut, program prioritas jangka pendek Kemenkomdigi lainnya adalah penataan kelembagaan pasca transformasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang masuk dalam klaster konsolidasi organisasi. Kemudian dalam klaster yang sama terdapat pengusulan revisi struktur anggaran Kemenkomdigi dan penyelesaian rancangan regulasi atau kebijakan.
Baca Juga
Selanjutnya klaster infrastruktur digital program yang dikejar adalah penggelaran infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan jaringan 4G di wilayah non tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan target 65 desa. Penyiapan Indonesia Digital Test House (IDTH) menuju
World Class Testing Laboratory dengan target satu nota kesepahaman (Memorandum of Understanding).
Masih di klaster yang sama, terdapat program penyelesaian pembangunan 6 pusat data nasional dan penyelesaian pekerjaan stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) 4G di wilayah 3T dengan target 549 lokasi.
Terakhir, di klaster pengembangan ekosistem dan sumber daya manusia (SDM) digital terdapat program pencegahan dan penanganan dampak judi online dengan target enam roadshow.
Selanjutnya pelatihan talenta digital melalui Digital Talent Scholarship (DTS) dengan target 4.600 peserta dan penumbuhan perusahaan rintisan (startup) dengan target 25 startup digital aktif.

