Harga Minyak Dunia Naik Akibat Badai di Teluk Meksiko
JAKARTA, investortrust.id - Harga minyak mentah Brent naik 45 sen (0,6%) ke level US$ 75,53 per barel pada Selasa (5/11/2024). Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) meningkat 52 sen (0,7%) ke posisi US$ 71,99 per barel.
Mengutip Reuters, Rabu (6/11/2024) kenaikan harga minyak karena adanya badai tropis rafael yang diperkirakan akan mengurangi produksi Amerika Serikat (AS) di Teluk Meksiko serta pelemahan dolar AS saat masyarakat AS menuju tempat pemungutan suara untuk pemilihan presiden (Pilpres).
“Kenaikan harga minyak saat ini didorong oleh dinamika pasokan dan permintaan yang menguntungkan, faktor geopolitik, serta antusiasme terhadap Pilpres AS, ditambah pengaruh cuaca,” kata Direktur Energi Berjangka di Mizuho, Bob Yawger dalam laporannya.
Baca Juga
Sebagaimana diketahui, pilpres AS yang mempertemukan mantan Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan Wakil Presiden Kamala Harris dari Partai Demokrat ini diprediksi berlangsung ketat, dengan hasil yang berpotensi tertunda selama beberapa hari, atau bahkan berminggu-minggu, dan mungkin akan diperdebatkan.
Selain itu, pelemahan dolar AS ke level terendah tiga minggu terhadap mata uang lainnya memberikan dukungan bagi harga minyak. Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih murah bagi pembeli internasional, sehingga meningkatkan permintaan.
Baca Juga
Sementara itu, di sektor energi AS, perusahaan minyak di Teluk Meksiko mulai mengevakuasi pekerja dari platform lepas pantai mereka menjelang kedatangan Badai Rafael, yang diperkirakan akan meningkat menjadi badai besar minggu ini. Analis memperkirakan badai ini bisa mengurangi produksi minyak AS hingga 4 juta barel.
Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya dalam kelompok OPEC+ sebelumnya menyatakan akan menunda kenaikan produksi minyak hingga bulan Desember untuk menjaga kestabilan pasar akibat lemahnya permintaan global dan meningkatnya pasokan dari luar OPEC. Selain itu, Arab Saudi, sebagai pengekspor minyak utama, menurunkan harga minyak jenis Arab light untuk pasar Asia pada bulan Desember.

