Kementerian PU Sebut Pembangunan Tol Puncak Masuk Tahap Pra Studi Kelayakan
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membeberkan, pembangunan Tol Puncak 2 telah memasuki tahap pra studi kelayakan atau pre-feasibility study (FS) dan akan digenjot pembangunannya di periode Kepresidenan Prabowo Subianto.
“Masih studi, masih pra FS. Kita sudah tahu kebutuhannya. Belum masuk lelang, proyeksi nilai belum, masih dievaluasi dampak sosial ekonominya,” kata Staf Ahli Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Kementerian PU, Endra S Atmawidjaja kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, rencana pembangunan Tol Puncak 2 yang dimulai dari Sentul hingga Taman Bunga akan digarap kabinet baru alias pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Ya, itu dulu kan direncanakan Tol Puncak 2 dari Sentul ke Taman Bunga. Nanti tinggal putusan kabinet (Prabowo-Gibran) saja,” kata Basuki saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024) lalu.
Baca Juga
Menteri PUPR: Proyek Tol Puncak 2 Bakal Digarap Kabinet Baru
Tol Puncak akan terbentang sepanjang 52 km dan terbagi menjadi lima seksi. Tol Puncak akan terkoneksi dengan tol existing, yakni Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan disambung ke Cianjur.
Rencana pembangunan jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur telah disampaikan mantan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit. Pembangunan jalan tol tersebut diestimasikan menelan biaya awal sekitar Rp 24,37 triliun.
Selain Tol Puncak 2, menurut Basuki, pemerintah telah menyiapkan jalan alternatif melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) di kawasan Puncak untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Namun, Menteri PUPR tidak merinci lokasi IJD tersebut.
“Saya lupa daerahnya, bagus dan sudah mulai berkembang dengan (tempat) wisata-wisata seperti pondok–pondok. Bukan pondok pesantren, melainkan kafe-kafe,” ujar Basuki.
Pekerjaan konstruksi IJD Puncak yang membentang dari Jalan Sukamakmur-Sukawangi sepanjang 6,64 km menelan anggaran Rp 38,96 miliar.
Baca Juga
Menteri Dody Bicara Program Swasembada Pangan, Ada Update Pembangunan IKN?
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono bersama Anggota Komisi V DPR, Mulyadi telah meninjau perbaikan jalan daerah ruas Sukamakmur – Sukawangi yang menjadi jalur alternatif wisatawan menuju Puncak Bogor pada Minggu (17/9/2023).
Basuki menjelaskan, di Provinsi Jawa Barat terdapat 15 ruas jalan nasional yang diperbaiki, salah satunya di Kabupaten Bogor.
Untuk meningkatkan potensi wisata di Sukamakmur, Kabupaten Bogor, eks Menteri PUPR telah menginstruksikan pelebaran jalan dengan standar sekitar 5,5 - 6 meter. Kecuali Sukamakmur-Sukawangi, terdapat jalur lain menuju kawasan Puncak, yakni ruas Mengker Gunung Batu dengan biaya Rp 14,94 miliar.

