Ratusan Startup dan Venture Capital "Dijodohkan" di NextHub Global Summit 2024
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Nexticorn Foundation menggelar NextHub Global Summit 2024 untuk membantu perusahaan rintisan (startup) di Tanah Air mengembangkan atau meningkatkan skala bisnisnya.
NextHub Global Summit 2024 mempertemukan perusahaan rintisan dengan investor, termasuk perusahaan modal ventura yang berasal dari luar negeri. Mengusung tema "Defrost the Tech Winter", pertemuan tersebut diharapkan ikut mengatasi persoalan mandeknya pendanaan ke perusahaan rintisan atau tech winter.
Sebagai catatan, tech winter yang terjadi sejak kuartal II-2022 tidak terlepas dari tren kenaikan suku bunga bertubi-tubi di Amerika Serikat (AS) setelah inflasi melambung. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh tekanan geopolitik yang memanas dan pergantian kepemimpinan di beberapa negara membuat ekosistem industri teknologi secara global sedang menghadapi tantangan.
Baca Juga
Kemenkominfo Ungkap Pentingnya Meningkatkan Kompetensi Digital Pelaku UMKM
Chairman Nexticorn Foundation Rudiantara mengatakan, Nexthub Global Summit 2024 yang digelar pada 23-25 September 2024 di Renaissance Bali Nusa Dua Resort, Badung, Bali melibatkan lebih dari 120 perusahaan rintisan. Sementara itu, jumlah perusahaan modal ventura (venture capital) yang berpartisipasi tercatat juga lebih dari 120 perusahaan.
"Biasanya startup mencari venture capital (perusahaan modal ventura) masing-masing. Nah, ada lebih dari 120 startup dan 120 perusahan modal ventura yang ingin dipertemukan. Ada 3.000 request meeting (permintaan pertemuan bisnis) di sini (NextHub Global Summit)," katanya di sela-sela penyelenggaraan NextHub Global Summit 2024.
Jumlah perusahaan rintisan dan perusahaan modal ventura yang berpartisipasi pada NextHub Global Summit 2024 meningkat, dibandingkan tahun lalu. Pada NextHub Global Summit 2023, jumlahnya tak lebih dari 90 perusahaan rintisan dan perusahaan modal ventura.
Pria yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pada periode 2014-2019 itu mengatakan jumlah partisipan pada tahun ini bertambah lantaran melibatkan perusahaan rintisan yang masih berada di tahap awal (early stage) dan mapan (later stage).
Baca Juga
Adapun, tahun lalu atau NextHub Global Summit 2023 perusahaan rintisan yang dilibatkan terbatas pada perusahaan rintisan mapan. Perusahaan rintisan yang masih berada tahap awal hanya ikut serta dalam HUB ID dari Kemenkominfo.
"Ini yang disebut program ala Indonesia, gotong royong, kerja sama antara pemerintah dan juga sektor swasta," tegasnya.
Rudiantara berharap penyelenggaraan NextHub Global Summit yang berkolaborasi dengan Kemenkominfo bisa terus berlanjut. Tujuannya sudah jelas untuk mengembangkan ekosistem perusahaan rintisan di Indonesia dan meningkatkan kontribusi ekonomi digital terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
"Lanjut, setiap tahun. Di bawah kepemimpinan Pak Menteri (Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi), saya yakin akan jadi program berkelanjutan," kata Rudiantara.
Baca Juga
Kemudian, Rudiantara berharap melalui NextHub Global Summit akan lahir dan berkembang perusahaan rintisan yang tidak hanya bergerak di bidang teknologi finansial (tekfin). Karena tidak dapat dipungkiri jika perusahaan rintisan yang berpartisipasi pada acara tersebut masih didominasi oleh perusahaan rintisan tekfin.
"Masih didominasi oleh fintech (tekfin), tetapi sudah muncul sektor-sektor lainnya seperti agritech (pertanian), healthcare (kesehatan), dan sustainability (sektor berkelanjutan) seperti EV (electric vehicle/kendaraan listrik)," tuturnya.

