Erick Thohir Gelar Efisiensi di BUMN demi Capaian Target Dividen Rp 90 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sampaikan laporannya tentang kinerja keuangan badan usaha pelat merah kepada Presiden Joko Widodo dan Komisi VI DPR RI. Menurut Erick, laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawabannya selama ia memimpin Kementerian BUMN sejak tahun 2020.
“Bersama ini kami sampaikan data mengenai keuangan BUMN yang telah saya sampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Komisi VI DPR RI sebagai bentuk pertanggungjawaban selama periode saya memimpin Kementerian BUMN,” kata Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Komplek Parlemen, Senin (2/9/2024).
Dalam kesempatan tersebut Erick juga menyampaikan bahwa target dividen tahun 2025 yang diputuskan Banggar dan Komisi VI DPR RI pada Kementerian BUMN sebesar Rp 90 triliun bukanlah hal yang mudah. Pasalnya saat ini kondisi ekonomi global tengah berada dalam situasi yang tidak stabil yang mengakibatkan tingginya biaya logistik, dan nilai tukar.
Baca Juga
Target Setoran Dividen Naik, Erick Thohir Mau Tutup Lagi BUMN Sakit
“Target dividen tahun 2025 yang telah diputuskan Banggar dan Komisi VI DPR RI kepada Kementerian BUMN senilai Rp 90 Triliun bukan hal yang mudah, karena pada saat ini kondisi ekonomi global yang tidak stabil seperti cost of logistic, nilai tukar uang,” ujarnya. “Perang dagang sedang meningkat dan pendapatan dari komoditas sedang dalam kondisi menurun,” imbuh Erick.
Untuk itu ia menyampaikan, pihaknya akan melakukan efisiensi secara menyeluruh di semua perusahaan pelat merah demi mencapai target tersebut. Langkah efisiensi ini pun nantinya akan diikuti dengan penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik.
“Maka kami akan menargetkan efisiensi secara menyeluruh kepada semua Perusahaan-perusahaan BUMN untuk mencapai target tersebut, serta diikuti dengan praktik Good Corporate Governance yang baik,” tuturnya.
Baca Juga
Erick Thohir Minta Anggaran Kementerian BUMN Ditambah, Ini Alasannya
Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pimpinan redaksi dan awak media yang disebutnya telah ikut membantu terwujudnya transformasi BUMN selama 5 tahun terakhir.

