Transjakarta Bidik Angkut Penumpang hingga 1,7 Juta per Hari, Begini Strateginya
JAKARTA, investortrust.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) saat ini telah melayani sebanyak 1,3 juta orang per hari. Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini pun optimistis dapat melayani 1,7 juta orang per hari dengan menambah armada sebanyak 400 unit bus baru.
“Betul, 200 yang (bus) listrik. Nanti kira-kira ada seratusan bus Mikrotrans, dan seratusan lagi bus yang medium,” papar Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Daud Joseph di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2024).
Adapun strategi penambahan armada tersebut dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu (headway) di koridor-koridor layanan Transjakarta.
“Nah yang lainnya adalah dari penambahan bus ini lebih terintegrasi, bukan hanya meningkatkan jumlah pelanggan di bus itu saja, tapi juga pelanggan di rute-rute lain, karena pelanggan merasa lebih confidence waktu nunggunya nggak akan selama dulu lagi,” ujar Daud.
Baca Juga
Transjakarta Bidik 3 Sektor Ini untuk Ganti Nama Halte di Wilayah Jakarta, Siapa Saja?
Sebagai informasi, headway di koridor-koridor Transjakarta saat ini hanya 5 menit saja di jam-jam sibuk (peak hours) dengan total armada sebanyak 4.679 kendaraan mulai dari bus hingga Mikrotrans.
Tak hanya itu, Daud juga menyampaikan, pihaknya akan menambah rute-rute baru yang selama ini tidak diaktifkan imbas pandemi Covid-19.
“Kita sekarang mencoba untuk meng-cover beberapa wilayah yang kita lihat cakupannya itu masih di bawah rata-rata kota Jakarta. Jakarta kan 89% kita cover, tapi ada yang sudah di atas 90% contohnya di (Jakarta) Timur. Tetapi di Barat itu masih di bawah, makanya Jakarta Barat itu akan ada pembukaan rute-rute baru,” ungkap dia.
Menurut Daud, pembukaan rute di wilayah Jakarta Barat itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “September sampai awal Oktober (2024),” tambah dia.
Baca Juga
Transjakarta Perluas Jangkauan Layanan Lewat Modifikasi Koridor 14 JIS - Senen
Strategi terakhir adalah melalui aplikasi “TJ: Transjakarta” yang saat ini tengah dikembangkan oleh perusahaan untuk melayani para pelanggan Transjakarta. Aplikasi ini memiliki beragam fitur di antaranya pembelian tiket secara online, perencanaan tujuan dari halte keberangkatan sampai dengan halte yang dituju, bahkan pelanggan juga bisa memantau pergerakan armada melalui aplikasi ini.
“Teman-teman tentunya tahu bahwa sekarang Transjakarta punya aplikasi TJ: Transjakarta, di mana orang bisa menemukan dari tempatnya beraktivitas menuju ke tempat berikutnya, saya harus naik apa kalau pakai Transjakarta, Biayanya berapa, Berapa lama saya mencapai tempat itu,” pungkas Daud.

