KAI Commuter Bidik Angkut 383,78 Juta Penumpang di Pulau Jawa Sepanjang 2025
JAKARTA, investortrust.id – Direktur PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Asdo Artriviyanto menargetkan, sebanyak 383,78 juta penumpang akan naik-turun menggunakan layanan kereta rel listrik (KRL) di seluruh Pulau Jawa sepanjang tahun 2025.
Mulanya, Asdo memaparkan bahwa volume penumpang KRL sepanjang tahun 2024 telah tembus di angka 374,48 juta atau naik 12,83% (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sejumlah 331,89 juta.
“Jadi, total (volume) tahun 2024 itu 374.484.307 penumpang dibandingkan tahun lalu ini peningkatannya cukup signifikan,” kata Asdo saat konferensi pers Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 di Kantor KAI Commuter, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Adapun volume penumpang tertinggi dipegang oleh Jabodetabek sebanyak 328 juta orang, disusul oleh Wilayah 2 Bandung Raya sekitar 16 juta orang, dan Wilayah 8 Surabaya sebanyak 14 juta orang.
Kemudian, lanjut Asdo, KRL atau Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) mencatatkan sebanyak 2 juta penumpang di sepanjang 2024. “Lalu, Commuter Line wilayah 1 Rangkasbitung-Merak sebanyak 4 juta (penumpang), Jogja dan Jawa Tengah ini ada total 8 juta (penumpang), dan Surabaya total ada 14 juta (penumpang),” paparnya.
Berdasarkan hasil Gapeka 2025, menurut Asdo, KAI Commuter membidik peningkatan volume penumpang di 2025 hingga 383,78 juta atau naik 2,48% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 374,48 juta.
Baca Juga
KAI Ramal 19,4 Juta Orang Gunakan Commuter Line Sepanjang Nataru 2024/2025
“Prediksi kita (KAI Commuter), pengguna Commuter Line dari 2024 ke 2025 meningkat sebesar 383 juta atau naik 2,48%. Memang peningkatannya tidak terlalu signifikan, dengan kondisi sarana yang masih mengalami keterbatasan,” ucap Asdo.
Tambah Sarana 23 KRL Baru di Tahun 2025
Asdo turut menyampaikan, pihaknya akan mengantongi tambahan sarana KRL baru sebanyak 23 rangkaian kereta (trainset) di tahun 2025 guna mencapai target ambisius tersebut. Diketahui, CRRC Sifang Co., Ltd. akan memberikan 11 trainset dengan 12 gerbong (cars) dan PT Industri Kereta Api (Persero) sekitar 12 trainset.
“Bertahap (datangnya). Karena ada 11 (trainset) dari CRRC China, dan ada 12 trainset dari INKA [PT Industri Kereta Api (Persero)] di tahun ini. Jadi total ada 23 KRL baru nanti. Mudah-mudahan di semester II-2025 nanti akan terasa dampak peningkatan kapasitasnya,” ungkap Asdo.
Berdasarkan catatan investortrust.id, External Relations & Corporate Image Care Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, sarana KRL baru tersebut menghabiskan anggaran kurang lebih sebesar Rp 9 triliun.
“Awal semester I-2025 keretanya datang, ini time delivery-nya kita jagain. Nanti di semester II-2025 mudah-mudahan setelah ujian sertifikasinya selesai, itu (masyarakat) bisa menikmati kereta baru,” kata Leza saat ditemui di Stasiun BNI City, Jakarta, Senin (12/8/2024) lalu.
Meski demikian, Leza menerangkan, 11 trainset impor tersebut akan tiba di Tanah Air secara bertahap atau parsial. “Mudah-mudahan bisa terkirim semua (11 trainset-nya), tapi parsial,” tuturnya.

