Jasa Marga Siapkan Tol Fungsional untuk Nataru 2026/2027
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan sejumlah ruas jalan tol fungsional (tanpa tarif) untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga, Rivan A Purwantono menyatakan, persiapan dilakukan pada sejumlah ruas yang berpotensi difungsikan selama periode Nataru, termasuk Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) dan Tol Jogja-Bawen.
Baca Juga
Jasa Marga Sebut Travoy Jadi Andalan Pemudik Lebaran 2026, Fitur CCTV Real-Time Diakses Jutaan Kali
"Jadi Nataru persiapan ada beberapa (ruas). Walaupun ini tampaknya masih Desember (2026), tapi persiapannya misalkan yang fungsional, kemudian kita upayakan dapat (sertifikat) layak fungsi, dan kemudian mendapatkan tarif sehingga akan dibuka," ungkap Rivan saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (10/8/2026).
Rivan menyampaikan, ruas Tol Jogja-Bawen pada Seksi 6 Bawen-Ambarawa sudah siap untuk difungsionalkan. "Jalan Tol Jogja-Bawen di (ruas) Bawen-Ambarawa juga sudah siap. Nanti apakah diresmikan dan kemudian akan diteruskan dengan fungsional bertarif," ujarnya.
Selain itu, Tol Jogja-Bawen Seksi 1 dari Sleman Junction atau Trihanggo-Banyurejo juga telah siap difungsionalkan. Ruas tersebut, kata Rivan, akan menjadi salah satu ruas yang disiapkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas Nataru.
"Beberapa fungsional, terutama kalau dari Sleman Junction atau Trihanggo ke Banyurejo ini, mengurangi kepadatan yang menuju Muntilan atau kepadatan dari Jogja sampai penyeberangan antara Muntilan dengan Sleman," jelasnya.
Rivan menyebut Tol Prosiwangi diharapkan dapat difungsikan pada Nataru 2026/2027. "Ya mudah-mudahan ini (Tol Probolinggo-Situbondo) bisa berfungsi dengan baik dan akan dibuka di Nataru," ucapnya.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sekitar 10 ruas jalan tol dapat difungsionalkan untuk mendukung pergerakan lalu lintas pada periode Nataru 2026/2027.
Kepala BPJT Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati menyatakan, rencana tersebut disesuaikan dengan progres konstruksi yang berjalan hingga saat ini.
Sejumlah ruas ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir 2026 sehingga bisa digunakan secara fungsional saat periode Nataru.
"Memang sesuai progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026. Dan ini dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru," katanya saat sesi diskusi media di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Tebar Dividen Rp 1,1 Triliun, Setara 31% Laba 2025
Ia menjelaskan beberapa ruas yang berpotensi difungsionalkan, antara lain Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 ruas Padang Tiji–Seulimeum, Tol Palembang–Betung Seksi 1 ruas Kramasan–Pulau Rimau, Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 3 ruas Paiton–Besuki, serta Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 6 ruas Kutanegara–Sadang.
Menurut Ni Komang, BPJT akan terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelesaian konstruksi ruas-ruas tersebut agar target operasional fungsional pada akhir 2026 dapat tercapai.

