Sambut Mudik Lebaran 2026, Jasa Marga Operasikan Jalur Fungsional Solo-Yogya hingga Probolinggo-Besuki
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan sejumlah ruas tol fungsional siap digunakan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Penambahan jalur fungsional ini diharapkan dapat mengurai titik-titik kemacetan krusial di beberapa wilayah.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, merinci beberapa ruas yang akan dibuka secara fungsional, di antaranya Tol Jogja-Solo yang kini jangkauannya semakin panjang.
"Kali ini lintasannya sudah sampai ke wilayah Yogyakarta, tepatnya di Purwomartani, Kalasan, sepanjang 11,48 km. Ini sangat membantu mengurai kepadatan dari arah Solo ke Jogja yang biasanya menumpuk di persimpangan Prambanan," kata Rivan di Istana Kepresidenan, Rabu (18/3/2026).
Menurut Rivan, Jasa Marga juga menyiapkan ruas fungsional lainnya, antara lain Tol Japek II Selatan Ruas Sadang-Setu (50 km) untuk arus balik guna mengurangi beban di KM 66 yang merupakan pertemuan arus dari Trans Jawa dan Cipularang. Kemudian Tol Jogja-Bawen Seksi 6 (Bawen-Ambarawa) sepanjang 5 km yang dibuka untuk menghindari kepadatan di pertigaan dan Pasar Bawen.
Baca Juga
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta, Puncak Arus Mudik Terjadi Hari Ini
Tidak ketinggalan, ada Tol Probolinggo-Besuki Ruas sepanjang 50 km yang sudah siap digunakan dua arah, lengkap dengan rest area fungsional di wilayah Paiton.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait jalan berlubang yang sempat viral, Rivan menegaskan bahwa perbaikan telah rampung 100 persen. Ia mengakui intensitas hujan yang tinggi pada awal Maret sempat menghambat proses penambalan, terutama di ruas padat seperti Jakarta-Tangerang.
"Ruas Jakarta-Tangerang itu dilintasi 477.000 kendaraan per hari, artinya setiap menit ada 330 kendaraan. Sangat menantang, tapi saat ini kami pastikan sudah zero pothole atau tanpa lubang," tegasnya.
Meski demikian, pihak Jasa Marga tetap menyiagakan tim aspal untuk melakukan penambalan cepat jika ditemukan kerusakan baru akibat cuaca atau kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang masih melintas. Pengguna jalan diimbau memanfaatkan aplikasi Travoy dan call center 14080 untuk mendapatkan informasi kondisi lalu lintas terkini.
Sementara itu Jasa Marga memproyeksikan sebanyak 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jakarta pada periode mudik tahun 2026. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa gelombang mudik diperkirakan mencapai puncaknya pada hari ini, Rabu (18/3/2026).
"Kami memperkirakan akan muncul gelombang mudik pada tanggal 14 dan tanggal 18 hari ini. Hari ini diprediksi mencapai 256.000 kendaraan untuk LHR-nya (Lalu lintas Harian Rata-rata)," ujar Rivan.
Rivan menjelaskan, tren peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak Selasa malam. Data Jasa Marga mencatat sebanyak 221.000 kendaraan melintas, yang merupakan angka tertinggi sejak 13 Maret lalu. Dari total pergerakan tersebut, mayoritas pemudik atau sekitar 50 persen mengarah ke Timur menuju Trans Jawa.

