Pemerintah Godok Perpres SDM Koperasi Desa Merah Putih, Libatkan Warga Lokal dan Penerima Bansos
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan pemerintah tengah mematangkan payung hukum terkait pengadaan sumber daya manusia (SDM) untuk Koperasi Desa/KelurahanMerah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan melalui penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan SDM dan Instruksi Presiden (Inpres) terkait operasionalisasi koperasi tersebut.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan tata kelola SDM di puluhan ribu titik koperasi desa berjalan profesional namun tetap berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
“Nanti ada dari desa juga kita akan melibatkan pengurus Koperasi Desa yang sudah ada, kita buka kesempatan untuk menjadi pekerja karyawan di Koperasi Desa Merah Putih,” kata Ferry usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Selain itu, pemerintah juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Sosial untuk memberdayakan masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial (bansos).
Baca Juga
Anindya Buka Bersama Kadin Daerah, Bahas MBGnomics hingga Koperasi Desa Merah Putih
Ferry merinci, sejumlah posisi yang dapat diisi oleh masyarakat desa seperti kasir, tenaga keuangan, pengemudi, hingga petugas keamanan.
“Proses rekrutmen tenaga pendukung ini dimungkinkan untuk dilakukan secara mandiri oleh masing-masing Koperasi Desa setempat,” jelas Ferry.
Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengumumkan update pendaftar lowongan 35.476 posisi manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mencatat pendaftar yang berminat mengisi lowongan 30.000 manajer KSKMP dan 5.476 manajer KNMP telah menembus 383.830 orang per hari ini.
“Jadi yang sudah daftar totalnya 383.830. Bahwa ini kita nyatakan memang pendaftarannya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja,” ungkap Zulhas.

