Seskab Teddy Sebut Indonesia Inflasi Pengamat: Datanya Tidak Sesuai Fakta dan Keliru
JAKARTA, investortrust.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut Indonesia saat ini mengalami inflasi pengamat. Teddy menyatakan, banyak pengamat itu yang bicara tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan data yang keliru.
"Sekarang ini ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tetapi dia background-nya bukan di situ, ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri, dan pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga
Bantah Isu Indonesia Bakal Chaos, Seskab Teddy: Semua Terkendali!
Teddy menyebut, sebagian pengamat itu merupakan pengamat yang sejak lama memengaruhi masyarakat dan membentuk opini negatif terhadap Prabowo. Bahkan, sebelum Prabowo dilantik sebagai presiden pada Oktober 2024.
"Coba Anda perhatikan, dari sebagian besar pengamat-pengamat itu adalah pengamat-pengamat yang sejak dulu sudah berusaha mempengaruhi warga, membentuk opini publik, bahkan sejak Pak Prabowo belum menjadi presiden. Jadi pengamat-pengamat itu sudah memengaruhi warga," katanya.
Namun, kata Teddy, upaya pengamat-pengamat itu tidak membuahkan hasilkan. Buktinya, kata Teddy, sekitar 96 juta masyarakat yang mempunyai hak pilih pada Pilpres 2024 memutuskan untuk memilih Prabowo.
"Itu adalah bukti nyata kepercayaan publik, bukan suatu asumsi ya," katanya.
Teddy menyatakan, perbedaan pendapat dan pandangan merupakan hal yang wajar. Seskab Teddy juga mempersilakan masyarakat memberikan kritik kepada pemerintah. Namun, Teddy mengingatkan jangan sampai pernyataan dan pandangan tersebut membuat masyarakat cemas. Teddy menegaskan, Indonesia saat ini dalam kondisi terkendali.
"Boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tetapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini ya. Semuanya stabil, semuanya terkendali, dan ya mari kita sama-sama untuk mencapai yang terbaik ke depan," tegasnya.
Baca Juga
Respons Pernyataan Saiful Muzani, Seskab Teddy: Pak Presiden Fokus dengan Hal Strategis
Teddy mengajak masyarakat untuk memiliki harapan dan mendoakan agar Indonesia makin maju, bukan justru berdoa sesuatu yang buruk.
"Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang malah justru mengajak orang lain untuk punya harapan dan doa yang jelek untuk negeri yang kita cintai ini ya," katanya.

