Prabowo Pertahankan Subsidi BBM demi 80% Rakyat Kecil: Orang Kaya Bayar Harga Pasar
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berupaya menjaga agar bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap terjangkau oleh masyarakat, khususnya yang termasuk dalam kelompok tidak mampu.
Di tengah dinamika global yang membuat harga minyak dunia melonjak, pemerintah memastikan rakyat kecil yang jumlahnya mencapai 80% dari seluruh penduduk Indonesia akan tetapbmendapatkan subsidi BBM.
Baca Juga
Presiden Prabowo Komitmen Jaga Defisit APBN 3% dan Rasio Utang 40% pada 2026
"Menteri-menteri ekonomi saya melaporkan bahwa BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80% rakyat kita," kata Prabowo saat menyampaikan Taklimat pada rapat kerja (raker) pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Sementara untuk kelompok masyarakat yang mampu dan kaya, Prabowo melarang untuk menggunakan BBM subsidi. Kepala Negara menekankan, orang kaya harus membeli BBM nonsubsidi yang harganya sesuai harga pasar.
"Pada saatnya, yang orang-orang kuat, orang-orang kaya kalau mau pakai bensin mahal, ya dia harus bayar harga bensin. Lu udah kaya minta subsidi lagi. Yang kita bela, ya rakyat miskin," tegas Prabowo.
Dalam kesempatan ini, Prabowo memastikan pasokan energi untuk masyarakat tetap aman di tengah memanasnya konflik Timur Tengah yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz. Selain mencari sumber alternatif pasokan, Indonesia juga memanfaatkan kekayaan alam dalam negeri untuk menjamin ketahanan energi.
"Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz. Kita bisa mencari alternatif lain. Selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat," ujar Prabowo.
Ia menuturkan, Indonesia dikaruniai tanah subur dan sumber daya alam yang melimpah. Indonesia memiliki batu bara yang bisa diolah menjadi sumber energi alternatif pengganti minyak dan gas. Tanaman-tanaman, seperti kelapa sawit, jagung, hingga singkong juga dapat menjadi sumber energi alternatif.
"Cadangan-cadangan kita sangat besar. Bahkan batu bara kita pun banyak sekali dan dari batu bara kita bisa menghasilkan solar. Kita bisa menghasilkan bensin dari batu bara, singkong, jagung," ungkapnya.
Baca Juga
Bahlil Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi RON 92 hingga Pertamina Dex
Meski tetap tenang, pemerintah senantiasa bekerja keras untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah agar Indonesia dapat bertahan di tengah gejolak global.
"Pak Bahlil (Menteri ESDM) bilang aman. Tenang, aman, tidak berarti kita tenang-tenang, santai-santai. Tidak. Kita bekerja, kita waspada," katanya.

