Menteri Mukhtarudin Apresiasi Heroik Pekerja Migran Sugianto di Korea Selatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, melakukan panggilan video dengan Pekerja Migran Indonesia Sugianto yang berada di Korea Selatan serta istrinya, (Indah 30 tahun), di Indramayu, Jawa Barat.
Pertemuan virtual ini menjadi momen apresiasi Kementerian P2MI atas aksi kemanusiaan Sugianto yang menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan dahsyat di Yeongdeok, Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu.
Dalam panggilan video tersebut, Mukhtarudin menyampaikan rasa terima kasih mendalam.
"Terima kasih banyak, Ibu, juga Bapak Sugianto tetap ingat anak dan istri di Tanah Air. Doa dari istri selalu menyertai agar Bapak bekerja selamat dan sehat," ujar Mukhtarudin di Jakarta, (6/12/2025).
Mukhtarudin pun menawarkan informasi program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) subsidi untuk perumahan.
Baca Juga
Kemenkomdigi-KP2MI Duet Lindungi PMI dari Penipuan Loker 'Bodong' di Ruang Digital
"Kalau ada rezeki lebih, bisa disisihkan untuk program kredit perumahan dari pemerintah," sarannya.
Sebagai bentuk apresiasi, Mukhtarudin berjanji memberikan tabungan pendidikan untuk anak Sugianto yang berada di Indramayu. "Nanti Kepala Balai BP3MI Jawa Barat akan koordinasi langsung dengan Ibu," kata dia.
Mukhtarudin juga membahas perusahaan tempat Sugianto bekerja, menawarkan presentasi dan koordinasi untuk penempatan pekerja Migran lebih lanjut. "Hubungan Indonesia-Korea Selatan sangat baik, jadi hal seperti ini tidak masalah," tegasnya.
Kemudian, Sugianto menyampaikan permohonan langsung kepada Menteri P2MI agar memfasilitasi pimpinanan perusahaan untuk dibantu dalam pembuatan visa kunjungan ke Indonesia, guna untuk melihat perkembangan sektor fishing setiap tahun.
Selain itu, Sugianto juga berpesan kepada CPMI agar bekerja secara prosedural dengan kontrak kerja yang jelas.
"Dan khusus sektor fishing agar mempersiapkan mental dan tidak mudah menyerah dengan kondisi pekerjaan yang nanti akan dihadapi, jangan kabur sebelum selesai kontrak," beber Sugianto.
Pengakuan dari Presiden Korea Selatan
Puncak penghargaan bagi Sugianto datang pada 2 Januari 2026, ketika Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung secara langsung menganugerahi Sugianto penghargaan tertinggi atas nilai kemanusiaannya. Ini menjadi pengakuan internasional atas dedikasi Pekerja Migran Indonesia.
Sugianto kini menjadi representasi nyata Pekerja Migran sebagai duta bangsa, bekerja prosedural, berintegritas, dan membawa nilai universal kemanusiaan.

