Dana Otsus Kembali Penuh, Pigai: Rasa Cinta Prabowo ke Rakyat Papua
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengembalikan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua secara penuh tanpa potongan merupakan wujud nyata rasa cinta Presiden kepada masyarakat Papua. Pigai mengungkapkan bahwa langkah signifikan ini belum pernah dilakukan sebelumnya.
Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya, dana Otsus Papua sering kali mengalami pemotongan. Namun, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, anggaran tersebut disalurkan secara utuh.
"Tahun ini Presiden mengembalikan dana otonomi khusus full kepada lebih dari 12 triliun ditambah dengan anggaran yang masuk ke Papua itu hampir mencapai 50 triliun dalam berbagai program," kata Pigai di kantor Kementerian HAM, Rabu (17/12/2025).
Pigai merinci bahwa selain dana Otsus, pemerintah juga menggelontorkan dana melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nilainya mencapai Rp25 triliun. Anggaran besar tersebut juga mencakup program Kampung Nelayan, Desa Sadar HAM, hingga sosialisasi pendidikan HAM.
Baca Juga
Menurut Pigai, Presiden Prabowo menginstruksikan agar anggaran fantastis ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal guna meningkatkan kapasitas sosial ekonomi.
"Presiden menegaskan anggaran ini harus dimanfaatkan untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak, menekan HIV/AIDS, mengentaskan kemiskinan dan stunting, hingga memberantas buta huruf serta mengontrol inflasi," ujarnya.
Ia menuturkan, langkah strategis ini diambil mengingat data statistik kesejahteraan di Papua saat ini masih termasuk yang terendah di Indonesia. Dengan pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya yang masif, pemerintah optimistis indeks HAM dalam konteks Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob) di Papua akan meningkat tajam.
Tujuan akhirnya, lanjut Pigai, adalah meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Papua yang selama ini tercatat masih rendah oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Kenapa Presiden mengundang seluruh pejabat gubernur maupun juga bupati, wali kota 6 gubernur dan 42 bupati wali kota diundang ke Jakarta adalah rasa cinta Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh rakyat Papua. Rasa cinta kasih dari Prabowo kepada seluruh rakyat Papua," ungkapnya.

