Menteri Nusron Pastikan Evaluasi Total Tata Ruang Sumatra Pascabencana
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid memastikan pemerintah akan mengevaluasi secara total rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Pulau Sumatra pascabencana yang melanda Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), dan Aceh.
“Biasanya itu, kalau pascabencana pasti ada evaluasi tata ruang. Nanti tata ruangnya pasti akan dievaluasi. Pokoknya nanti pasca bencana ini akan ada evaluasi total RTRW,” tegas Nusron dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Realestat Indonesia (REI) di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025).
Baca Juga
Korban Bencana Banjir Sumatra Bertambah, 836 Orang Meninggal dan 509 Masih Hilang
Ia menjelaskan, peninjauan ulang tata ruang menjadi langkah penting dalam mengetahui penyebab kerusakan lingkungan. Nusron mencontohkan evaluasi yang dilakukan setelah banjir besar di Jakarta tahun lalu yang mengungkap ribuan sertifikat tanah berada di sempadan sungai sejak 1984 hingga 2022.
“Setelah ditemukan apa masalahnya? Banyak gedung di sempadan sungai. Kemudian dievaluasi, dibatalkan satu per satu sertifikatnya. Kecuali sudah ada gedungnya, diminta minggir,” jelas Nusron.
Menurut Nusron, evaluasi tata ruang di Sumatra juga dapat berdampak pada penataan ulang kawasan hutan maupun perkebunan.
“Hutan sawit bisa jadi akan dikembalikan pada fungsi hutan. Pasti nanti ada sebab musababnya,” ujarnya.
Baca Juga
Singgung Menteri Kehutanan Soal Bencana Sumatera, Legislator: Nggak Mampu Mundur Aja
Ia pun menegaskan, proses evaluasi akan dilakukan secara lintas sektor dan tidak diputuskan sepihak oleh ATR/BPN.
“Enggak mungkin kami putuskan sendiri. Ini nanti pasti akan ada lintas sektor,” kata Nusron.

