Komdigi Diminta Segera Atasi Kendala Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Terdampak Banjir Sumatera
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menyoroti layanan jaringan telekomunikasi di Aceh dan Sumatera yang terganggu akibat banjir dan longsor. Ia meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat dalam memastikan pemulihan jaringan di daerah terdampak.
"Komdigi harus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi. Koordinasi dengan seluruh operator seluler harus dilakukan secara intensif agar layanan kembali normal secepat mungkin," kata Oleh dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).
Menurutnya jaringan telekomunikasi merupakan infrastruktur vital dalam situasi darurat dan harus menjadi prioritas untuk segera dipulihkan. Ia menilai pemerintah harus hadir secara sigap, terutama dalam memastikan akses komunikasi bagi masyarakat serta petugas penanganan bencana.
Baca Juga
Pemerintah Telah Salurkan 500.000 Ton Bantuan kepada Warga Terdampak Bencana Sumatra
"Komdigi harus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi. Koordinasi dengan seluruh operator seluler harus dilakukan secara intensif agar layanan kembali normal secepat mungkin," ujarnya.
Oleh menuturkan, keberadaan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana bukan hanya kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penentu keberhasilan operasi tanggap darurat.
"Di tengah bencana, komunikasi adalah kunci. Tanpa jaringan telekomunikasi, kerja-kerja penanganan bencana akan terhambat—mulai dari distribusi bantuan, evakuasi korban, hingga koordinasi antarinstansi. Ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama," ucapnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendorong agar Komdigi bersama operator telekomunikasi melakukan langkah-langkah teknis darurat, termasuk penempatan perangkat mobile BTS, penyediaan genset untuk site yang terdampak pemadaman listrik, serta percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Ia berharap akses telekomunikasi dapat segera pulih agar masyarakat dapat kembali terhubung dan proses penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif.
"Pemulihan harus dilakukan secara bertahap namun cepat, dengan memastikan keselamatan petugas di lapangan tetap menjadi prioritas," kata dia.

