Tiga Halte Transjakarta Jadi Proyek Percontohan Revitalisasi 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan merevitalisasi tiga halte utama pada tahun 2026. Tiga halte tersebut, yaitu Taman Sari, Mampang Prapatan, dan Lebak Bulus, ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk pengembangan standar baru halte Transjakarta.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan bahwa pemilihan ketiga halte ini dilakukan melalui sayembara desain dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (28/10/2025).
Baca Juga
VKTR dan Laksana Kolaborasi Hadirkan 80 Bus Listrik Transjakarta
“Tiga halte ini adalah halte model yang nantinya akan kita jadikan standar. Ada halte ujung seperti Lebak Bulus, halte transit, dan halte antara. Pemilihan tiga halte ini mewakili berbagai tingkat kesulitan,” ujar Welfizon di Halte Tosari, Jakarta, Minggu (26/10/2025).
Halte Lebak Bulus akan menjadi model halte ujung karena berfungsi sebagai simpul perjalanan utama. Sementara Halte Mampang Prapatan dipilih karena memiliki keterbatasan ruang sehingga menjadi contoh optimalisasi area kecil. Adapun Halte Taman Sari menjadi prototipe halte antara yang menghubungkan beberapa jalur.
“Tiga halte ini akan menjadi model untuk standar halte Transjakarta ke depan, menjadi dasar penyempurnaan desain dan pelayanan di seluruh jaringan kami,” tambahnya.
Baca Juga
Transjakarta Siapkan Strategi Hadapi Dampak Pemangkasan Dana Bagi Hasil Pemprov Jakarta
Saat ini, Transjakarta sedang mematangkan konsep desain hasil sayembara sebelum masuk tahap pembangunan pada 2026. Revitalisasi akan berfokus pada peningkatan layanan dan kenyamanan pelanggan.
Dalam pelaksanaannya, Transjakarta juga menerapkan skema pembiayaan kreatif (creative financing) agar pembangunan tidak hanya mengandalkan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Salah satunya melalui kerja sama naming rights, seperti Halte Swadharma dengan Paragon Corp.
“Ke depan, kami akan menggandeng lebih banyak pihak swasta agar pembangunan halte lebih modern, inklusif, dan sesuai standar global city,” kata Welfizon.
Baca Juga
Momen Trump Puji Prabowo atas Upaya Perdamaian di Timur Tengah
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, menyambut langkah tersebut. Ia menegaskan bahwa revitalisasi halte menjadi bagian dari transformasi transportasi umum di Jakarta.
“Pak Gubernur memberikan atensi kepada kita semuanya, senantiasa yuk menggunakan transportasi umum, karena Jakarta saat ini terus melakukan transformasi terhadap transportasi publik,” tutupnya.

