Prabowo: WNA Kini Boleh Pimpin BUMN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap upaya melakukan transformasi terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang lebih baik ke depannya melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Ia menyebut telah memberikan arahan kepada Danantara untuk memangkas jumlah BUMN.
"Saya telah memberikan arahan kepada pimpinan Danantara untuk merasionalisasi segalanya, memangkas dari seribu BUMN menjadi 200, 230, atau 240. Dan kemudian menjalankannya dengan standar internasional," kata dia saat berdialog dengan Steve Forbes dalam rangkaian agenda Forbes CEO Global Conference ke-23 di The St. Regis, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Kemudian Kepala Negara juga meminta agar jajaran direksi BUMN diisi oleh talenta-talenta terbaik, termasuk warga negara asing (WNA). Ia memastikan telah mengubah regulasi sehingga WNA kini boleh memimpin BUMN.
"Sekarang expatriate, WNA bisa memimpin BUMN," sebutnya.
Baca Juga
Dalam dialognya bersama Steve Forbes, Prabowo mengungkap adanya tantangan dari transformasi BUMN yang dia lakukan. Salah satu tantangan tersebut datang dari politisi, yang sebelumnya kerap mengisi jabatan strategis di BUMN.
Ia menuturkan, menemukan sejumlah politisi yang kemudian tidak memaksimalkan tanggungjawabnya. Belakangan, ia meyakini kini para politisi merasa terancam dengan kehadiran kelompok ekonom atau pebisnis.
"Jadi, saya pikir sekarang calon-calon pemimpin yang ingin menjadi pemimpin politik, anda harus memahami bisnis dan ekonomi," sebutnya

