Stok Beras Tembus 3,9 Juta Ton, Bulog Siap Intervensi Pasa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Perum Bulog mencatat total stok beras nasional mencapai 3,905 juta ton per Minggu (5/10/2025). Stok tersebut terdiri atas 3,86 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 41.128 ton beras komersial.
Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Perum Bulog, Epi Sulandari, mengungkapkan data tersebut dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga
Bapanas Tegaskan Bulog Wajib Salurkan Bantuan Beras dalam Kondisi Layak Konsumsi
“Posisi stok per kemarin sore adalah 3,905 juta ton, yang terdiri dari 3,86 juta ton cadangan beras pemerintah dan 41.128 ton cadangan beras komersial,” ujar Epi dalam tayangan YouTube Kemendagri, Senin (6/10/2025).
Epi menjelaskan, stok beras Bulog telah tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. Jawa Timur menjadi daerah dengan distribusi tertinggi mencapai 942 ribu ton, disusul Sulawesi Selatan dan Barat sebanyak 556 ribu ton.
Sementara itu, distribusi terendah tercatat di Bengkulu sebanyak 8.136 ton, Bali sebanyak 10.784 ton, Sumatera Barat sebesar 11.145 ton, dan Jambi sebanyak 15.414 ton.
Baca Juga
Beras Alami Deflasi di September 2025, Bapanas Klaim Intervensi Pemerintah Efektif Tekan Harga
“Stok ini sudah kami sebarkan ke seluruh Indonesia dan siap digunakan untuk penyaluran sesuai kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Epi menyebut Bulog terus memantau pergerakan harga beras di berbagai daerah. Jika ditemukan lonjakan harga, Bulog akan segera melakukan langkah intervensi melalui koordinasi dengan kantor wilayah dan cabang.
“Manajemen telah berkoordinasi dengan seluruh kanwil dan kancab untuk mengidentifikasi kondisi di setiap daerah. Dengan begitu, kami bisa menambah penyaluran SPHP atau melakukan langkah penanganan lain sesuai kebutuhan,” tambahnya.

