Tarif Tol Berpotensi Dipangkas 20% di Periode Nataru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah tengah mengkaji rencana pemberian diskon tarif tol pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wilan Oktavian menyebut terbuka peluang pemangkasan tarif sebanyak 20%.
“Rapatnya kemarin mau ada, tapi di-cancel. Tapi kira-kira besarannya mungkin sama kayak tahun lalu, 20 persenan,” ujar Wilan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Baca Juga
Jasa Marga Berlakukan Diskon Tarif Tol 20% di 12 Ruas Tol Strategis
Wilan menambahkan, hingga kini Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) belum melakukan pembahasan bersama pemerintah terkait skema diskon tersebut. “Belum, belum (rapat bersama BUJT),” imbuhnya.
Menurutnya, pemerintah melalui BPJT bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) akan segera mengevaluasi rencana itu. “Baru mau dibahas, tapi kita lagi evaluasi juga bersama Kemenko Infrastruktur,” kata Wilan.
Baca Juga
Pemerintah Tambah Paket Ekonomi 8+4+5, Ada Minyak Goreng dan Diskon Tiket Pesawat
Sebelumnya, Kemenko Bidang Perekonomian menggelar rapat koordinasi dengan menteri terkait mengenai paket ekonomi 8+4+5. Tambahan paket itu mencakup pemberian minyak goreng hingga diskon tiket pesawat.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah akan membahas paket Hari Raya Nataru 2025/2026 dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan. Pemerintah juga mempersiapkan PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat, serta berencana memberi diskon 50% jasa transportasi pada waktu tertentu.

