Menteri PU Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Periode Nataru 2025/2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan akan menyiapkan diskon tarif tol pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Biasanya nanti ada (diskon tarif tol nataru). Nanti kita diskusikan dengan para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT),” kata Dody kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025).
Terkait ruas tol yang akan mendapatkan potongan tarif, Dody menyebut kemungkinan besar akan sama seperti periode nataru di tahun sebelumnya. “Sama. Kira-kira sama lah,” ungkap dia.
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian telah menyiapkan beberapa paket stimulus transportasi guna meringankan biaya perjalanan masyarakat menjelang libur nataru 2025/2026.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan diskon transportasi ini berlaku untuk berbagai moda, mulai dari tiket kereta api mendapatkan potongan 30% bagi sekitar 1,5 juta penumpang pada periode 22 Desember 2025 - 10 Januari 2026. Sementara itu, Pelni memberikan potongan tarif kapal laut sebesar 20% dari harga dasar untuk 405.000 penumpang sejak 17 Desember 2025 - 10 Januari 2026.
“ASDP juga memberikan potongan tarif jasa di pelabuhan bagi 227.000 penumpang dan 491.000 kendaraan. Sementara tiket pesawat berlaku diskon 12 – 14% dengan target 36 juta penumpang,” kata Airlangga beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Adapun, potongan harga tiket pesawat diperoleh melalui subsidi PPN, diskon fuel charge, serta penyesuaian harga avtur, sehingga tarif turun rata-rata 12 – 14%.
Airlangga menambahkan, langkah ini melanjutkan kebijakan stimulus yang sebelumnya digulirkan saat Lebaran 2025, seperti diskon tiket pesawat, Harbolnas 2025, EPIC Sales 2025, BINA Diskon 2025, potongan tarif tol, hingga stabilisasi harga pangan.
Secara terpisah, Pemerintah tengah mengkaji rencana pemberian diskon tarif tol pada periode nataru 2025/2026. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wilan Oktavian menyebut terbuka peluang pemangkasan tarif sebanyak 20%.
“Rapatnya kemarin mau ada, tapi di-cancel. Tapi kira-kira besarannya mungkin sama kayak tahun lalu, 20 persenan,” ujar Wilan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (24/9/2025) lalu.
Wilan menambahkan, hingga kini Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) belum melakukan pembahasan bersama pemerintah terkait skema diskon tersebut. “Belum, belum (rapat bersama BUJT),” imbuh dia.
Menurutnya, pemerintah melalui BPJT bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) akan segera mengevaluasi rencana itu. “Baru mau dibahas, tapi kita lagi evaluasi juga bersama Kemenko Infrastruktur,” pungkas Wilan.
Perlu diketahui, pada periode nataru 2024/2025, pemangkasan tarif 10% di Tol Trans Jawa mencakup integrasi ruas Jakarta - Cikampek, Cikampek - Palimanan, Palimanan - Kanci, Kanci - Pejagan, Pejagan - Pemalang, Pemalang - Batang, Batang - Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC. Diskon ini berlaku mulai Kamis (19/12/2024) pukul 05.00 WIB, selama 24 jam.
Baca Juga
Pembangunan Tol Bogor - Serpong via Parung Resmi Dimulai, Rampung 2028
Untuk arus balik, potongan tarif berlaku pada rute sebaliknya, mulai dari Jalan Tol Semarang ABC hingga ruas Jakarta-Cikampek, atau dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung sampai GT Cikampek Utama. Diskon arus balik diberlakukan pada 28 Desember 2024 dan 3 Januari 2025, selama 24 jam mulai pukul 05.00 WIB.
Sementara itu, di koridor Tol Trans Sumatera, diskon tarif tol sebesar 10% untuk semua golongan kendaraan diberikan pada arus mudik di ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (GT Bakauheni Selatan - GT Kayu Agung Utama), ruas Kayu Agung - Palembang (Kayu Agung Utama - Kramasan), dan ruas Tol Pekanbaru - Dumai. Diskon ini berlaku mulai 23 Desember 2024 pukul 05.00 WIB selama 24 jam.
Untuk arus balik, potongan tarif dilakukan serupa di beberapa ruas Tol Trans Sumatera dengan ruas yang sama pada 28 Desember 2024 dan 3 Januari 2025, selama 24 jam mulai pukul 05.00 WIB.

