Pemerintah Tambah Paket Ekonomi 8+4+5, Ada Minyak Goreng dan Diskon Tiket Pesawat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menggelar rapat koordinasi bersama menteri terkait mengenai paket ekonomi 8+4+5. Ada tambahan dalam paket tersebut mulai pemberian minyak goreng hingga diskon tiket pesawat.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program pertama yang mulai diberlakukan pada 2025, yaitu program magang bagi lulusan perguruan tinggi. Targetnya, sebanyak 20.000 lulusan kampus akan mendapat uang saku sebesar upah minimum provinsi (UMP). “Program ini berjalan 6 bulan, 3 bulan (tahun) ini dan 3 bulan nanti Januari, Februari, Maret (2026)” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Airlangga mengatakan program ini dapat dilanjutkan setelah berakhir.
Baca Juga
Program kedua yang menjadi pembahasan adalah pemberian insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 untuk pekerja di sektor pariwisata. Insentif ini ditargetkan kepada 552.000 pekerja di sektor pariwisata dengan gaji di bawah Rp 10 juta.
Ketiga, bantuan pangan yang diberikan pada 18,3 juta keluarga penerima manfaat. Program ini awalnya hanya akan memberikan paket 10 kilogram (kg) beras selama 2 bulan. Pemerintah menambahkan 2 liter minyak untuk masing-masing bulan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan anggaran ini. “Sudah dipersiapkan. Cukup,” kata Purbaya.
Keempat, pemerintah juga akan memberikan bantuan iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Target pemberian ini untuk 731.361 pekerja. “Diskonnya 50% selama 6 bulan ke depan. Evaluasi dan ini akan diberlakukan terus-menerus, jadi diskon untuk sektor ini diberlakukan terus-menerus,” ujar dia.
Kelima, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA). Tahun ini, ditargetkan 1.000 unit hunian. “Tentu akan dilanjutkan tahun depan dan akan dibahas teknis antara BPJS (Ketenagakerjaan) dan perbankan,” kata dia.
Keenam. yaitu ada pula cash forward untuk 215.421 pekerja. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan berbagi beban anggaran untuk menjalankan program ini. “Kementerian PU anggarannya sebesar Rp 1,93 triliun dan Rp 1,36 triliun dari Kemenhub,” ucap dia.
Ketujuh, pemerintah juga akan membahas paket Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dengan Kementerian Pariwisata dan Kemenhub. Pemerintah akan mempersiapkan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat. Selain itu, pemerintah berencana memberikan diskon 50% untuk jasa transportasi di waktu tertentu.
“Kemudian Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) di Desember pekan pertama itu kemarin sudah launching dan program retail lainnya juga akan didorong,” ujar dia.
Baca Juga
Delapan, yaitu pemerintah akan terus mempercepat deregulasi terutama soal tata ruang terintegrasi yang akan diberlakukan per 5 Oktober 2025. Pilot project akan dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk proyek gigs economy dengan anggaran Rp 2,7 triliun. Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan beberapa paket ekonomi pada 2026 terkait PPh Final, PPH DTP untuk padat karya dan pariwisata.
Airlangga menyatakan PPN DTP untuk properti juga disetujui akan dilanjutkan pada 2026 dengan kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Kementerian Keuangan. Pemberian skema diskon PPN DTP untuk perumahan dengan harga Rp 2 miliar ditanggung pemerintah juga akan dilanjutkan.
Selain itu, pemerintah memberikan paket ekonomi untuk penciptaan lapangan kerja Koperasi Merah Putih. Program ini diharapkan bisa menyerap 681.000 pekerja. “Hingga akhir tahun ini bisa lebih 1 juta pekerja,” kata dia.
Airlangga menyatakan, pemerintah menyiapkan bantuan untuk sektor perkebunan dan perikanan. Untuk perkebunan, pemerintah melakukan penanaman ulang (replanting) terharap enam komoditas, di antaranya tebu, kelapa, kopi, dan kacang mete. Sementara di sektor perikanan, pemerintah akan mengembangkan program kampung nelayan Merah Putih.
“Revitalisasi tambak Pantura juga bisa 130.000 (lapangan kerja). Kampung nelayan Merah Putih 270.000 (lapangan kerja), dan modernisasi kapal menyiapkan lapangan pekerjaan di atas 600.000,” kata dia.

