Prabowo Akan Umumkan Penyaluran Tunjangan Guru ASN
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan penyaluran tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) daerah ke rekening pribadi guru tanpa ditransfer melalui pemerintah daerah. Pengumuman itu akan disampaikan Prabowo di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Jakarta, Kamis (13/3/2025) siang.
"Hari ini, Kamis, 13 Maret 2025 direncanakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan mengumumkan penyaluran tunjangan guru ASN daerah ke rekening guru," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangannya.
Baca Juga
Mendikdasmen Pastikan Kemenkeu Kirim TPG Langsung ke Rekening Pribadi Guru
Yusuf menjelaskan penyaluran tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru merupakan salah satu langkah strategis Prabowo dalam mempercepat pelaksanaan prioritas pembangunan dan capaian program prioritas bidang pendidikan.
Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti memastikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengirimkan tunjangan profesi guru (TPG) langsung ke rekening masing-masing guru. Selama ini, Abdul Mu'ti menyebut tunjangan guru ditransfer ke rekening guru melalui pemerintah daerah.
"Transfer langsung tunjangan guru yang selama ini lewat rekening pemerintah daerah nanti akan ditransfer langsung dari Kemenkeu,” kata Abdul Mu'ti di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Abdul Mu'ti menjelaskan aturan soal mekanisme pengiriman tunjangan guru langsung ke rekening guru telah rampung. Saat ini, katanya, Kemendikdasmen sedang mengumpulkan dan memverifikasi rekening guru yang akan menerima tunjangan dari Kemenkeu. Abdul Mu'ti menyatakan, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan secara langsung kebijakan mengenai tunjangan guru ini.
"Tinggal nanti Pak Presiden akan menyampaikan kebijakan baru ini di mana tunjangan guru akan ditransfer langsung tanpa perlu ke rekening pemerintah daerah,” tegasnya.
Baca Juga
Minta Tunjangan Naik 142%, SHI Ungkap Ada Hakim Ditemukan Meninggal di Kos-kosan
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) terdapat sekitar 900.000 data rekening guru yang diterima dari daerah. Dari jumlah itu, sebanyak 70% di antaranya sudah dinyatakan valid oleh bank. Dengan demikian, terdapat sekitar 200.000 data rekening yang sedang dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh bank.

