Antisipasi Kepadatan Lebaran 2025, ASN dan Swasta Diusulkan WFA
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah mengusulkan sistem kerja work from anywhere (WFA) kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengatasi kepadatan lalu lintas pada mudik Lebaran 2025. Pemerintah juga tengah mengkaji agar skema WFA diperuntukkan bagi pekerja swasta.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Friedrich Paulus mengatakan, usul tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Baca Juga
"Kita masih koordinasikan, ada yang kira-kira bisa WFA, maka mereka (ASN) bisa berangkat (mudik) lebih awal sambil tetap bekerja," kata dia seusai memimpin rapat terbatas tingkat menteri di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (24/2/2025).
Dengan kebijakan WFA pada ASN, kata dia, diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus mudik dan arus balik selama Lebaran 2025. Ia juga mengatakan, kebijakan ini bakal mencegah kepadatan penumpang di terminal, bandara, serta stasiun.
Lodewijk menyebut, pemerintah juga tengah mengkaji agar skema WFA diperuntukkan bagi pekerja swasta dengan menyesuaikan kondisi masing-masing perusahaan. "Kami juga mengimbau sektor swasta untuk mempertimbangkan metode ini sesuai kebijakan perusahaan masing-masing," ujarnya.
Baca Juga
KAI Tak Operasikan Direct Train dari Jakarta-Jawa Tengah pada Libur Lebaran 2025
Sementara itu Lodewijk masih belum memberikan detail teknis pelaksanaan WFA bagi ASN saat arus mudik dan arus balik. Ia menyebut, pemerintah masih mengkaji apakah kebijakan ini benar-benar dapat diterapkan pada Ramadan tahun ini.
"Kita akan menghitung itu, kita masih koordinasi, diharapkan Kemenpan RB segera memutuskan untuk katakan pegawai negeri bisa work from anywhere itu kira-kira mulai kapan," jelasnya.

