Jadi Menteri Terkaya dengan Rp 5,4 T, Menpar Widiyanti: Sesuai Prosedur dan Peraturan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menanggapi kabar yang menyebutnya sebagai menteri terkaya dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diserahkan kepada KPK, Widiyanti diketahui memiliki harta Rp 5,4 triliun.
Widiyanti mengatakan, telah menyampaikan LHKPN sesuai prosedur dan peraturan. Bahkan, katanya, LHKPN itu diserahkan ke KPK pada 9 Desember 2024 atau jauh dari tenggat waktu 21 Januari 2025.
Baca Juga
Seluruh Menteri Prabowo Sudah Laporkan Harta ke KPK, Tertinggi Rp 5,4 Triliun
"Tanggapannya kami telah melakukan semua itu sesuai prosedur dan peraturan dan kami telah menyampaikan laporan itu tanggal 9 Desember, jauh hari sebelum deadline," kata Widiyanti di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Diberitakan, seluruh menteri Kabinet Merah Putih telah melaporkan harta kekayaan mereka kepada KPK. Anggota Kabinet Merah Putih terdiri dari 52 menteri atau kepala lembaga setingkat kementerian, 57 wakil menteri atau wakil kepala lembaga setingkat kementerian, dan 15 utusan/ penasihat khusus/ staf khusus. Dari 124 anggota Kabinet Merah Putih, sebanyak 123 pejabat telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Seorang pejabat lainnya, yakni Tina Talisa belum menyampaikan LHKPN lantaran baru dilantik sebagai staf khusus wakil presiden pada awal Desember 2024 lalu.
Rata-rata harta 58 pejabat yang baru menjabat di Kabinet Merah Putih sekitar Rp 227 miliar. Dari puluhan pejabat baru itu terdapat pejabat yang memiliki harta tertinggi Rp 5,4 triliun.
Berdasarkan penelusuran, pejabat tersebut adalah Menpar Widiyanti Putri yang memiliki kekayaan Rp 5,4 triliun atau tepatnya Rp 5.435.833.014.169.
Dalam LHKPN yang diserahkan ke KPK, harta kekayaan Widiyanti didominasi harta berupa surat berharga dengan nilai total Rp 5,07 triliun.
Widiyanti Putri juga mengaku memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan senilai total Rp 152 miliar. Salah satunya di Jakarta Selatan seluas 3.630 meter persegi yang ditaksir senilai Rp 68,1 miliar.
Berikut Daftar Aset Tanah dan Bangunan Milik Widiyanti Putri:
1. Tanah dan bangunan seluas 3.630 meter persegi (m2)/3.068 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp68.153.450.000.
2. Tanah dan bangunan seluas 1.150 m2/48 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp18.752.250.000.
3. Tanah dan bangunan seluas 474 m2/10 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp7.688.470.000.
4. Bangunan seluas 328 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp4.406.720.000.
5. Tanah dan bangunan seluas 847 m2/326 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp14.539.035.000.
6. Tanah dan bangunan seluas 1.340 m2/300 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp22.577.700.000.
7. Tanah dan bangunan seluas 980 m2/30 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp15.910.650.000.
Selain tujuh bidang tanah dan bangunan, Widiyanti Putri juga mengaku memiliki tujuh unit kendaraan mewah dengan nilai total sekitar Rp 19,4 miliar. Kendaraan Widiyanti yang paling murah adalah Toyota Vellfire 3.5 AT tahun 2011 senilai Rp 506 juta. Sementara kendaraan paling mahal adalah mobil Bentley Flying Spur W12 Tahun 2022 senilai Rp 4,5 miliar.
Baca Juga
Menpar Berharap Gelaran Aquabike Jetski World Championship 2024 Berdampak ke Ekonomi Masyarakat
Kendaraan lain yang dimiliki Widiyanti, yakni mobil Mercedes Benz S63 tahun 2014 senilai Rp 2,9 miliar, Bentley Continental GT tahun 2011 senilai Rp 2,8 triliun, Land Rover Range 5.0 Autobiography A/T tahun 2013 senilai Rp 2,3 miliar, Lexus LM350H tahun 2024 senilai Rp 2,5 miliar, dan Lexus LS500H tahun 2024 senilai Rp 3,6 miliar.
Istri dari pengusaha sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Wisnu Wardhana ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 43,8 miliar, kas dan setara kas senilai Rp 67.168.797.235, dan harta lainnya senilai Rp 77.719.917.824.

