Kepala BGN Ungkap Prabowo Siapkan Anggaran Tambahan Rp 100 Triliun untuk MBG
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp 100 triliun untuk program makan bergizi gratis (MBG). Anggaran itu diperlukan BGN untuk mencapai target seluruh anak Indonesia yang berjumlah sekitar 82,9 juta dapat menerima manfaat makan bergizi gratis pada akhir 2025.
"Bapak ingin akhir 2025 itu 82,9 juta sudah terima dan anggaran sudah disiapkan Bapak," kata Dadan seusai mengikuti sidang kabinet di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Baca Juga
Prabowo Ungkap 650.000 Anak di 31 Provinsi Sudah Terima Makan Bergizi Gratis
Dadan menjelaskan, anggaran sebesar Rp 71 triliun yang saat ini dikelola BGN untuk makan bergizi gratis yang menyasar 3 juta penerima manfaat hingga April 2025 dan jumlahnya ditargetkan menjadi 6 juta pada periode April hingga Agustus 2025. Kemudian, pada Agustus hingga September penerima manfaat makan bergizi gratis ditargetkan mencapai 15 hingga 17 juta anak.
"Kalau mulai September, dikejar sejumlah itu Rp 100 triliun, tetapi kalau misalnya dikejar bertahap mulai Oktober November itu bisa kurang dari itu. Rp 100 triliun kalau dari September sampai akhir tahun," paparnya.
Dadan menyebut sumber anggaran tambahan itu berasal dari upaya penghematan yang dilakukan pemerintah. Namun, Dadan tak membeberkan lebih jauh mengenai hal tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan ranah Prabowo dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
"Itu ranahnya Presiden dan Menteri Keuangan. Tadi kita dikasih tahu, makanya tepuk tangan berkali-kali di dalem karena ternyata uang itu ada. Sebetulnya itu rahasia. Makanya wartawan disuruh keluar. Ada itu ada sekali. Ini masalah efisiensi penggunaan anggaran, ada hal yang bisa diefisienkan tetapi detilnya itu ada di presiden dan menkeu yang siapkan," katanya.
Prabowo, kata Dadan, hanya memintanya untuk terus bekerja memastikan program makan bergizi gratis dapat berjalan sesuai target.
"Kita hanya menerima info dan ketika Badan Gizi butuh anggaran, Bapak sudah siapkan. 'Enggak usah khawatir kamu kerja aja. Anggaran sudah disiapkan'," kata Dadan menirukan pernyataan Prabowo kepadanya.
Baca Juga
Celios Ingatkan Pemerintah Hati-Hati untuk Tambal Dana Makan Bergizi Gratis
Dadan memastikan anggaran tambahan tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Badan Gizi Nasional, katanya, tidak menggunakan dana dari perusahaan BUMN dan bantuan negara lain.
"Kita enggak ada itu (bantuan dari negara lain). Itu paling technical assistant, bantuan peralatan, itu juga belum ada. Enggak ada namanya makan bergizi dari negara asing nggak ada. Murni ini pemerintah Indonesia kepada rakyatnya," katanya.

