Menteri PU Bidik Konstruksi Bendungan Jragung Semarang Rampung Oktober 2025
UNGARAN, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menargetkan pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) akan selesai di kuartal IV-2025, tepatnya di bulan Oktober mendatang.
“Konstruksi Bendungan Jragung telah mencapai 80,2% dengan target selesai Oktober 2025,” katanya dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, dikutip Kamis (2/1/2025).
Baca Juga
Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, Gibran Tinjau Bendungan Jlantah Karanganyar
Menteri Dody menginstruksikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai penanggung jawab pembangunan Bendungan Jragung untuk mempercepat fungsional jaringan irigasi yang berpotensi menambahkan luas tanam hingga lebih dari 400 hektare (ha).
"Yang utama adalah support DI Jragung yang diharapkan dapat menyuplai air irigasi sehingga dapat 3 kali tanam, dan ada tambahan luas tanam 475 hektare," kata Menteri Dody.
Sebagai informasi, Bendungan Jragung memiliki kapasitas tampung 90 juta m3 dan luas genangan 451 ha, utamanya untuk menyuplai air bagi DI Jragung seluas 4.528 ha di Kabupaten Demak dan Grobogan.
Selain itu, bendungan ini akan bermanfaat sebagai sumber air baku sebesar 1.000 liter yang terbagi untuk wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik.
Baca Juga
247 Bendungan Berpotensi Jadi Kawasan Wisata hingga Pembangkit Listrik
Bendungan Jragung juga diproyeksikan sebagai infrastruktur pengendali banjir sebesar 880 ha, potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 90 MW dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) sebesar 1,4 MW.
Adapun anggaran pembangunan Bendungan Jragung bersumber dari APBN 2024 senilai Rp 3 triliun dengan pelaksanaan pekerjaan yang terbagi menjadi tiga paket pekerjaan, yakni Paket I dikerjakan oleh penyedia jasa PT Waskita Karya, Paket II dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO), dan Paket III dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO).

