Kunjungi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Gibran Bagikan Mainan kepada Anak-Anak
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi para korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Posko Pengungsian Kobasama di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/11/2024).
Dikutip dari Antara, Wapres Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 14:20 Wita. Kehadiran Gibran disambut para pengungsi dan masyarakat sekitar posko.
Gibran selanjutnya memantau tenda darurat bagi pengungsi yang didirikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca Juga
Gibran Segera Tinjau Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
BNPB terus berupaya meningkatkan kualitas penanganan pengungsi bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. BNPB telah membuat tenda untuk pengungsi kaum rentan, seperti lansia, ibu hamil, disabilitas, dan anak-anak.
Terdapat delapan tenda untuk pengungsi rentan yang berada di posko pengungsi Konga. Selain itu, terdapat dua tenda untuk ibu hamil dan satu tenda untuk ibu menyusui di Lewolaga.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Lukmansyah yang ditugaskan mengoordinasikan penanganan secara langsung di Kabupaten Flores Timur mengatakan pembagunan tenda kaum rentan bertujuan untuk memastikan setiap kelompok rentan mendapatkan layanan dan perhatian yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Baik dari segi kesehatan, nutrisi, maupun perlindungan psikososial, supaya pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasarnya tepat,” kata Lukmansyah dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming memberikan arahan untuk membedakan lokasi pengungsian berdasarkan kategori spesifik seperti umum, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Hal ini agar pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi tepat sasaran.
.
Baca Juga
Gibran Gelar Pertemuan di BNPB, Bahas Pembangunan Rumah Korban Erupsi Lewotobi Laki-Laki
Berdasarkan laporan yang di terima BNPB Selasa, (12/11) sebanyak 13.116 Jiwa mengungsi di delapan titik pengungsian dengan perincian:
1. Kecamatan Titehena : 1.845 KK / 6.826 jiwa terdampak
2. Kecamatan Wulanggitang : 473 KK/ 1.500 Jiwa terdampak
3. Kecamatan Ilebuira : 126 jiwa terdampak
4. Kecamatan Demon Pagong : 57 KK/ 309 Jiwa terdampak
5. Kecamatan Larantuka : 76 KK / 716 jiwa terdampak
6. Kecamatan Ile Mandiri & Lewolema : 36 KK/ 177 Jiwa terdampak
7. Pulau Adonara : 11 KK/ 41 Jiwa terdampak
8. Kabupaten Sikka : 881 KK / 3.421 jiwa terdampak

