Pegawai Kemenkomdigi Terlibat Judi Online, Mantan Menkominfo Budi Arie Ikut Jadi Sorotan
JAKARTA, investortrust.id - Komisi I DPR menyoroti kinerja Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi usai ditetapkannya 11 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) sebagai tersangka kasus perjudian daring (judi online)
Anggota Komisi I DPR Fraksi Golongan Karya (Golkar) Abraham Sridjaja menyebut Budi Arie ketika menjabat Menkominfo seperti tidak melakukan upaya apapun untuk memberantas judi online. Alih-alih memblokir situs judi online, Budi Arie malah memblokir situs-situs penting seperti Weebly, WordPress, dan DuckDuckGo.
“Bahwa situs yang diblokir Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) waktu itu bukan situ judi online tapi situs WordPress,” katanya dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).
Pada kesempatan tersebut, Abraham meminta Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Hokky Situngkir untuk menjelaskan bagaimana mekanisme pemblokiran situs judi online yang dilakukan oleh Kemenkomdigi.
“Tolong dijelaskan mekanisme yang terjadi bukan normatifnya karena kalau dalam aparat penegak hukum, melakukan pemblokiran terhadap sesuatu itu melalui mekanisme gelar perkara di tahap penyidikan setelah itu baru diblokir karena ada hak seseorang yang dicabut disitu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Abraham menyebut dirinya mendapakan informasi bahwa mekanisme pemblokiran konten negatif, termasuk situs judi online yang dilakukan oleh Kemenkominfo ikut berganti ketika menteri berganti. Seperti diketahui, pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jabatan Menkominfo diisi oleh Johnny G. Plate sebelum akhirnya digantikan oleh Budi Arie.
“Saya mendapatkan informasi dari zamannya Pak Menteri Joni Plate dan Budi Arie ini sistem pemblokirannya berbeda dan saya katakan hampir pasti ini berbeda karena ada orang sipil yg ditangkap,” ujarnya
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku sudah lama menduga adanya keterlibatan internal Kemenkominfo dalam kasus judi online. Dia juga sudah menyampaikan hal tersebut ke Budi Arie yang kala itu menjabat sebagai Menkominfo.
"Saat itu, saya sudah mengidentifikasi. Rasanya tidak mungkin kalau tidak ada ASN atau pegawai Menkominfo yang terlibat, tapi saat itu tidak mendapatkan perhatian Menteri Budi Arie," katanya.
TB Hasanuddin menilai persoalan judi online seharusnya bisa segera diatasi apabila tidak ada pihak internal kementerian terkait yang menyalahgunakan wewenangnya. Oleh karena itu, dia berharap dengan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk 11 pegawai Kemenkomdigi menjadi langkah baru pemberantasan judi online di Tanah Air.
Dia juga optimistis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dapat melakukannya dengan baik karena sebelumnya dia menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR yang juga memiliki semangat sama dalam pemberantasan judi online.

