OIKN Ungkap Prabowo Bakal Pimpin Groundbreaking Ke-9 di IKN
JAKARTA, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih akan mengunjungi IKN sekaligus memimpin prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking ke-9 dalam waktu dekat.
Demikian disampaikan Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H Sumadilaga saat ditemui seusai rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
“Beliau (Presiden Prabowo) sudah menyatakan kemarin dengan beberapa menteri itu akan berkunjung ke IKN, mudah-mudahan secepatnya (groundbreaking),” katanya, Rabu (30/10/2024).
Baca Juga
Menteri Dody Bicara Program Swasembada Pangan, Ada Update Pembangunan IKN?
Namun demikian, ia tak dapat memastikan secara detail jadwal groundbreaking ke-9 tersebut. Hal ini karena jadwal groundbreaking mengikuti agenda kegiatan dari Presiden ke-8 RI.
“Kita selalu menyiapkan, ada proses investasi kita siapkan, nanti soal groundbreaking yang menentukan dari Presiden,” ucap Danis.
Sebelumnya, Danis memaparkan progres terbaru dari pembangunan IKN. Dikatakan, rata-rata pekerjaan konstruksi di seluruh tahapan kontrak telah mencapai 87%.
“Sampai dengan tahun 2024, terdapat 51 pemrakarsa yang telah melakukan groundbreaking di Ibu Kota Negara (Nusantara). Dari seluruh pemrakarsa tersebut, telah dibangun 16 paket pekerjaan konstruksi dengan progres rata-rata 87%,” paparnya saat rapat kerja bersama Komisi II DPR.
Danis turut memerinci progres fisik infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian PUPR periode Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Dikatakan, kawasan kepresidenan di KIPP IKN, terdiri dari Istana Garuda dengan progres sekitar 99,1%, Istana Negara dan lapangan upacara (87,6%), Kantor Sekretariat Presiden (94%), dan Kantor Sekretariat Negara (99,1%).
“Ini (kawasan kepresidenan) secara rata-rata sudah di atas 95%,” ucap dia.
Sedangkan progres fisik kantor kementerian koordinator (Kemenko), lanjut Danis, masih mengacu pada saat pemerintahan era Presiden Jokowi yang berjumlah 16 gedung dari Kantor Kemenko I - IV.
Dalam laporannya, progres fisik Kantor Kemenko I sudah 94%, Kemenko II (61,2%), Kemenko III (85,4%), dan Kemenko IV (92,1%).
Ia melanjutkan, progres pembangunan rumah susun (rusun) ASN - Hankam akan ada 47 tower nantinya. Namun, hingga akhir Desember 2024 hanya ada 40 tower yang akan rampung, dengan perincian progres rusun ASN I sudah 87,7%, rusun ASN II (78,6%), rusun ASN III (79,5%), dan rusun ASN IV (83,9%).
“Kemudian rumah susun ASN 1 sampai dengan 4 ini terdiri dari 47 tower. Diharapkan mungkin sekitar Desember ini 40 tower itu akan selesai dan sebagian sudah digunakan,” imbuh Danis.
Selanjutnya, progres fisik rumah tapak jabatan menteri (RTJM) telah mencapai 93,9%.
“Jumlah rumah tapak jabatan menteri ini yang disiapkan adalah 36 rumah saat ini, jadi kembali mengacu pada yang lain,” ujar Danis
Baca Juga
Otorita IKN Sebut Gedung Legislatif dan Yudikatif Bakal Rampung Tahun 2028
Danis juga mengungkapkan, saat ini masih ada beberapa bangunan yang telah masuk tahap persiapan atau tahapan pembangunan awal, seperti Istana Wakil Presiden, Kantor Kemenhan, Kantor BIN, Masjid Negara, hingga area legislatif dan yudikatif.
“Kemudian ada juga sesuai arahan Bapak Presiden (Prabowo) yaitu area legislatif dan juga yudikatif yang diharapkan bisa selesai di 2028,” tutup dia.

