Transisi Pemerintahan Berjalan Mulus, Aminuddin Ma'ruf Optimistis Prabowo-Gibran Langsung Tancap Gas
BOGOR, investortrust.id - Aminuddin Ma'ruf memuji adanya transisi yang mulus dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Pria yang menjabat sebagai staf khusus Presiden 2019-2023 itu mengatakan, transisi yang mulus dalam pergantian pemerintahan ini akan memberikan dampak positif terhadap sektor-sektor strategis.
Bahkan dia optimistis pemerintahan di bawah kepeimpinan Prabowo-Gibran mendatang akan segera tancap gas, bekerja maksimal usai dilantik.
"Positifnya transisi seperti ini dari pemerintahan Pak Jokowi dan Pak Prabowo, tidak ada jeda waktu lagi setelah dilantik kabinet. Insyaallah nanti kita langsung kerja maksimal," kata dia usai mengikuti pembekalan dari presiden terpilih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (17/10/2024).
Diketahui Aminuddin Ma'ruf merupakan satu dari 54 peserta pembekalan hari kedua kepada calon menteri, wakil menteri (wamen) dan kepala badan/lembaga yang diinisasi oleh Prabowo Subianto pada Kamis (17/10/2024) ini. Dalam agenda yang bertajuk Hambalang Retreat ini, Prabowo sempat menekankan adanya kolaborasi dan kerjasama di antara kementerian/lembaga, khususnya para elit politik, sebagai kunci menuju visi Indonesia maju.
Baca Juga
Berkaitan dengan visi Indonesia maju, kata Aminuddin, Prabowo berkomitmen melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi pada seluruh lini sektor yang sebelumnya telah dijalan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, Prabowo meyakini syarat mutlak agar Indonesia mampu menjadi negara superpower adalah salah satunya dengan mengoptimalkan hilirisasi dan industrialisasi.
"Tadi beliau (Prabowo) menjelaskan tahapan-tahapan transformasi sebuah bangsa menuju bangsa yang maju dan pada akhirnya menuju great powers country," sebut dia.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya SUgiyarto juga menyebut periode ini merupakan salah satu proses transisi pemerintahan yang terbaik. Menurut Bima, persiapan transisi ini terbilang sistematis, terstruktur dan matang. Dia mengungkap hal terpenting adalah bagaimana menyamakan frekuensi dari latar belakang berbeda, sebelum nantinya bekerja usai dilantik.
"Makanya kalau orang bilang ini kabinet gemuk ya memang ini adalah kabinet yang berusaha mengakomodasi semua, yang penting sekarang kan strukturnya, fungsinya, koordinasinya, kolaborasinya, itu bisa dilakukan dengan baik," ungkap Bima.

