Didominasi Wajah Baru, Kabinet Prabowo Jaga Keberlanjutan dengan 26 Wajah Lama
JAKARTA, investortrust.id - Komposisi kabinet pemerintahan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka didominasi wajah baru. Meski demikian, kabinet Prabowo tetap menjaga keberlanjutan program pemerintahan dengan mengajak 26 menteri dan wakil menteri (wamen) kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin.
Berdasarkan data tim riset investortrust.id terdapat 17 menteri dan sembilan wamen Jokowi yang bergabung dengan kabinet Prabowo. Jumlah itu sekitar 33% dari 49 calon menteri yang dipanggil Prabowo ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024). Sementara sebanyak 33 calon menteri lainnya atau 67% merupakan wajah baru.
Baca Juga
Gambarkan Keberlanjutan, 16 Menteri dan 9 Wamen Jokowi Masuk Kabinet Prabowo
Diketahui, Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin terdiri dari empat menko, 30 menteri bidang, dan empat pimpinan lembaga pemerintahan non-kementerian. Jokowi juga memiliki 17 wamen. Dengan demikian, nyaris separuh Kabinet Indonesia Maju melanjutkan tugasnya di pemerintahan Prabowo Subianto yang saat ini masih menjabat sebagai menteri pertahanan (menhan).
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) Agung Baskoro, kehadiran 17 menteri dan sembilan wakil menteri Jokowi menunjukkan isu keberlanjutan tidak hanya sebatas narasi yang digaungkan Prabowo saat masa kampanye Pilpres 2024 lalu. Prabowo benar-benar mewujudkan hal itu dalam komposisi kabinetnya.
Apalagi, Prabowo telah berulang kali menyatakan akan mengajak sejumlah menteri Jokowi untuk bergabung di kabinetnya mendatang.
"Keberlanjutan bukan narasi saat kampanye saja, tetapi berwujud melalui tim sinkronisasi dan bagaimana Prabowo spill saat Rapimnas Gerinda. Kabinet ini bagian konkret dari narasi keberlanjutan," kata Agung kepada investortrust.id, Rabu (16/10/2024).
Baca Juga
Deretan Sektor Ini Berpotensi Menguat di BEI Jelang Palantikan Prabowo-Gibran
Selain itu, Agung mengatakan, Prabowo telah bekerja sama dengan seluruh menteri Jokowi selama lima tahun terakhir. Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sudah mengetahui kinerja masing-masing anggota Kabinet Indonesia Maju.
"Ini juga berdasakan pengalaman teknokratis Pak Prabowo bersama mereka selama satu periode. Prabowo tahu kinerja mereka," katanya.
Agung juga merespons mengenai jumlah calon menteri dan wamen Prabowo dari sisi gender. Berdasarkan penelusuran investortrust.id, dari 108 calon menteri dan wamen Prabowo, 11 di antaranya berjenis kelamin perempuan. Meski demikian, Agung mengatakan, para perempuan yang menjadi calon menteri dan wamen Prabowo diharapkan dapat mewakili dan bekerja untuk kepentingan-kepentingan perempuan, terutama terkait persoalan yang belum tersentuh.
Berikut Daftar 16 Menteri dan Wamen Jokowi yang Masuk Kabinet Prabowo:
1. Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul,
2. Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
3. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian,
4. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia,
5. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang,
6. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno,
7. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono,
8. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,
9. Menteri BUMN, Erick Thohir,
10. Menpora, Dito Ariotedjo,
11. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin,
12. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto,
13. Menteri Keuangan, Sri Mulyani,
14. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas,
15. Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani,
16. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan
16. Menkominfo, Budi Arie Setiadi.
Berikut Daftar 9 Wamen Jokowi yang Melanjutkan Tugasnya di Kabinet Prabowo:
1. Wamen Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni,
2. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra,
3. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo,
4. Wamenkominfo, Angga Raka Prabowo,
5. Wamen Investasi, Yuliot Tanjung,
6. Wamenkominfo, Nezar Patria,
7. Wamenaker, Afriansyah Noor,
8. Wamenkeu, Thomas Djiwandono, dan
9. Wamenkeu, Suahaisil Nazara.

